Cap Go Meh

Kembalikan Sembilan Naga ke Nirwana

Sembilan naga tersebut yang terpanjang memiliki panjang 60 meter dengan 19 ruas dan yang paling kecil sepanjang 30 meter dengan 9 ruas.

Kembalikan Sembilan Naga ke Nirwana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Atraksi satu di antara replika naga sebelum dilakukan ritual bakar naga di lapangan Vihara Buddhayana¬†Maha Karuna, Jl KS Tubun, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018) sore. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG- Sembilan naga dari Santo Yosep Singkawang Group dilakukan ritual tutup mata atau bakar naga, di lapangan Vihara Buddhayana Maha Karuna, Jl KS Tubun, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018) sore. 

Ribuan warga maupun wisatawan telah memadati kawasan vihara sejak siang untuk menyaksikan langsung ritual bakar naga. 

Baca: Penampilan Sejumlah Penari Pembukaan Festival Cap Go Meh 2569 di Singkawang

Sebelum dilakukan pembakaran, replika naga ini melakukan atraksi terlebih dahulu dan mengunjungi vihara Buddhayana Maha Karuna untuk memberikan penghormatan.  

Baca: Ribuan Wisatawan Saksikan Pawai Tatung Cap Go Meh Singkawang

Naga menurut keyakinan masyarakat Tionghoa adalah makhluk suci dari kahayangan, kalau mengadakan pertunjukan di bumi harus menjalani ritual buka mata di tempat ibadah yang lebih tua.

 Kemudian setelah melakukan atraksi naga harus dibakar kembalikan ke tempat asalnya.

Ketua panitia naga santo yosep group,Bong Sin Fo mengatakan sesuai tradisi dari zaman dahulu, bahwa setiap naga yang telah dilakukan ritual buka mata harus dibakar.

"Karena pengertian ritual buka mata itu adalah naga itu di isi gitu loh, ada isi, jadi bukan naga lagi tapi dewa,bagi kita ya," jelas Bong Sin Fo usai melakukan ritual bakar naga di lapangan Vihara Buddhayana Maha Karuna.

"Sehingga setelah pawai mengelilingi kota istilahnya mengusir roh-roh jahat, memberkati masyarakat yang ada di kota setelah itu kita harus kembalikan ke alamnya semula, yaitu Nirwana, seperti itu," tambahnya. 

Sebelumnya sembilan naga ini telah melakukan ritual bukan mata untuk beratraksi keliling kota dalam rangka perayaan Cap Go Moh 2569 di kota Singkawang, dan pada kesempatan ini juga,Sato Yosep Singkawang group meraih rekor muri sebagai pembuat naga terbanyak dalam satu group. 

Sembilan naga tersebut yang terpanjang memiliki panjang 60 meter dengan 19 ruas dan yang paling kecil sepanjang 30 meter dengan 9 ruas.

 "Kenapa kita setiap tahun tampil, ya kita mau memperkenalkan Singkawang ke orang-orang diluar kota Singkawang ya, baik dalam negeri maupun luar negeri, diharapkan Singkawang ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata,sehingga masyarakat Singkawang bisa berpenghasilan lebih baik dan semoga dengan walikota baru kota Singkawang bisa lebih maju," tutupnya. 

Yuk! Follow Akun Instagram @tribunpontianak Berikut Ini:

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved