Pemkab Sintang Akan Bangun Waterfront City di Kawasan Saka Tiga, Ini Penjelasan Bupati Jarot

Pembangunan berkelanjutan artinya ada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial

Pemkab Sintang Akan Bangun Waterfront City di Kawasan Saka Tiga, Ini Penjelasan Bupati Jarot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Bupati Sintang Jarot Winarno bersama Mantan Kepala Bappenas RI, Andrinof A Chaniago dan Direktur bersama Direktur Perkotaan, Perumahan, Pemukiman Kementrian BPN Bappenas RI, Tri Dewi Virgianti meninjau langsung daerah tepian sungai di Kawasan Saka Tiga. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Mantan Kepala Bappenas RI, Andrinof A Chaniago bersama Direktur bersama Direktur Perkotaan, Perumahan, Pemukiman Kementrian BPN Bappenas RI, Tri Dewi Virgianti mengunjungi Sintang terkait dengan rencana pembangunan Waterfront City.

Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa Sintang merupakan satu di antara delapan kabupaten yang tergabung dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) dengan komitmen pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya rencana pembangunan Waterfront City di kawasan Saka Tiga yaitu tempat pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang mewujudkan hal tersebut.

"Pembangunan berkelanjutan artinya ada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya serta menjaga kelestarian lingkungan. Dengan melihat segala potensi kita yang ada ini, Waterfront City indah sekali kita wujudkan," ujarnya.

Jarot mencontohkan pembangunan Waterfront City di Kota Pontianak yang saat ini sudah dibangun. Kawasan kampung Beting menjadi tertata rapi. Menurutnya Sintang juga bisa demikian, bahkan melebihi.

(Baca: Dump Truk Vs Sepeda Motor di Trans Kalimantan, Ini Penjelasan Kasat Lantas )

"Tetapi yang ada di Pontianak hanya satu sungai saja berhadapan. Menang kita di Sintang ini Saka Tiga, sungai yang simpang tiga begini. Pertemuan antara Sungai Kapuas dan Sungai Melawi," jelasnya.

Meskipun demikian, ia menyadari untuk membangun Waterfront City ini membutuhkan perencanaan yang cermat oleh ahlinya. Oleh karena itu ia bersyukur Sintang kali ini didatangi Mantan Kepala Bappenas dan Direktur Bappenas saat ini.

"Kita alhamdulillah hari ini Pak Andrianof dengan Bu Virgi yang insyaallah memberikan kepada kita rencana awal jadi Masterplan penataan di kawasan Saka Tiga ini. Kedua kita butuh dana yang besar, kita tidak bisa sendirian, jadi harus ramai-ramai," jelasnya.

Selain itu, langkah pertama yang akan pihaknya lakukan ialah membangun komunikasi dengan Dapartemen Perhubungan agar dapat melakukan perluasan Waterfront City ke kiri dan kanan Dermaga di Kawasan Sungai Durian.

"Kemudian bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan Kementrian PUPR membangun Waterfront City. Kemudian bagaimana kita berkomunikasi dengan Balai Sumber Daya Air untuk bisa mengatasi sleding zona untuk mengatasi yang longsor di Baning dan depan Pendopo," katanya.

Menurutnya memang untuk membangun Waterfront City tidak akan cukup jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten Sintang. Sehingga harus berkomunikasi dengan Pemerintah pusat untuk meminta bantuan.

"Intinya Waterfront City bisa kita wujudkan jika kita kita bisa komunikasikan dengan pihak-pihak yang berkepentingan tadi. Kemudian kalau masyarakat Sintang mau merubah mainsetnya menjaga warisan alam yang luar biasa ini," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help