BPBD Kubu Raya Siaga Karhutla

Kami tidak tinggal diam kami langsung bekerja, pihak BPBD, Polri, TNI, ManggalAgni, swasta, langsung segera menangani

BPBD Kubu Raya Siaga Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FERRYANTO
Lokasi Kebakaran Lahan di SMAN 4 Sungai Raya, terlihat terdapat kobaran api yang tiba - tiba kembali muncul membakar sedikit semak - semak di kejauhan, Kamis (15/2/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya telah terjadi semenjak beberapa hari lalu. Bahkan kebakaran yang terjadi hampir membakar sebuah bangunan sekolah, yakni SMAN 4 Sungai Raya.

Kepala BPBD Kubu Raya Drs. Mokhtar mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi dan telah menerbitkan setatus siaga mengenai kebakaran hutan dan lahan nomor 34 tahun 2018 per 2 Januari 2018.

"Untuk mengantisipasi Karhutla, kabupaten sudah menerbitkan surat, dan kami akan segera melakukan rapat berkoordinasi dengan pihak terkait per 2 januari, namun belum sempat rapat koordinasi dengan instansi terkait sudah terjadi duluan," ungkapnya.

(Baca: PPP Akan Laporkan Akun Facebook M Nasir Palsu ke Polisi )

Kendati belum sempat untuk melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait, pihak BPBD sendiri telah siap siaga untuk melakukan penanganan untuk bencana yang ada.

"Kami tidak tinggal diam kami langsung bekerja, pihak BPBD, Polri, TNI, ManggalAgni, swasta, langsung segera menangani, mematikan tidak mampu, jadi mengurangi lah," paparnya.

Iapun menyebutkan bahwa faktor kebakaran yang terjadi disebabkan oleh manusia.

"Saya tidak pernah mengatakan kebakaran ini dari faktor alam, Ditempat kita ini tidak ada batu bara, gunung berapi, kalau gesekan dari ranting itu kecil sekali, jadi faktor penyebabnya manusia, dan kebakaran ini di lahan gambut, apinya mati asapnya timbul,"ungkapnya.

Iapun menuturkan BPBD, TNI, Polri, Mangala Agni, dan pihak swasta bekerja sama untuk memadamkan agar tingkat ISPU rendah, penerbangan tetap berjalan, dan negara lain tidak terkena imbasnya.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help