TribunPontianak/

19 SMP di Kabupaten Sanggau Siap UNBK

tidak semua SMP di kabupaten Sanggau siap melaksanakan UNBK, karena terkendala jaringan internet dan fasilitas komputer, namun...

19 SMP di Kabupaten Sanggau Siap UNBK
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/HENDIR CHORNELIUS
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sanggau, Ropina SPd SD bersama perwakilan dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sanggau, Poheng, Kepsek SMP YOS Sudarso Parindu, Raymundus saat monitoring sumulasi UNBK di SMP YOS Sudarso Parindu, kecamatan Parindu, kabupaten Sanggau, Kamis (15/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dikbud) kabupaten Sanggau, Poheng menambahkan, dari hasil monitoring semuanya berjalan lancar dan 19 SMP siap mengikuti UNBK, namun 10 SMP yang UNBK mandiri dan 9 SMP numpang.

“Seluruhnya 19 SMP, jumlah siswanya tidak hapal karena datanya di kantor. 10 SMP siap melaksanakan mandiri dan 9 SMP numpang di 10 SMP yang mandiri. Untuk SMA sedejarat sudah kewenangan Provinsi, ” ujarnya.

Baca: Dewan Bersama Dikbud Monitoring Simulasi UNBK di SMP YOS Sudarso

Dikatakanya, tidak semua SMP di kabupaten Sanggau siap melaksanakan UNBK, karena terkendala jaringan internet dan fasilitas komputer, namun yang paling utama yakni jaringan internet.

Baca: Moses Tabah Jabat PJs Bupati Sanggau, Ini Tanggapannya Tentang Sanggau

Untuk SMP yang siap UNBK diantaranya, dikecamatan Kapuas, SMP Sugiyo Pranoto Sanggau, SMP Torsina, SMPN 2 Sanggau, SMPN 3 Sanggau dan SMP Assadiyah Kayu Tunu. Kecamatan Parindu diantaranya,  SMP Yos Sudarso Parindu, kemudian di Bonti, SMPN 1 Bonti, SMPN 3 Bonti dan SMPN 6 Bonti.

Kecamatan Meliau, SMPN 1 Meliau, SMP Bina Bangsa Meliau, Mts Amal Muslim Meliau, kecamatan Tayan Hilir, SMP Cahaya Harapan, Tayan Hulu SMPN 1 Tayan Hulu, SMP Kristen Agpe Sosok, dan kecamatan Kembayan, SMPN 1 Kembayan, kecamatan Jangkang diantaranya, SMP 2 Jangkang dan kecamatan Sekayam, SMP Bukit Pengharapan.

“Untuk kecamatan Entikong, Noyan dan Mukok tidak ada. Mereka belum siap dari dari segi prasrana, mau numpang ke sekolah lain juga sarana tidak ada, yang utama yakni pengrauh jaringan internet, ” ujarnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help