Wabup Aloysius Ajak Masyarakat Tolak Isu Sara dan Politik Uang

Aloy juga menilai deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara sangat baik dan harus disampaikan kepada masyarakat...

Wabup Aloysius Ajak Masyarakat Tolak Isu Sara dan Politik Uang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Wakil Bupati Sekadau Aloysius melakukan cap tangan di sebuah banner besar sebagai tanda deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi yang digelar di loby Hotel Vinca Borneo Jl Mawar Sekadau Hilir, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengimbau masyarakat menghindari politik uang. Kemudian menghindari dari isu sara dan identitas yang dikhawatirkan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi yang digelar di loby Hotel Vinca Borneo Jl. Mawar Sekadau Hilir, Rabu (14/2/2018).

“Apalagi melalui media sosial. Makanya tidak boleh asal share baik itu melaluifacebook, whatsapp dan lainnya. Kalau hal-hal yang bersifat provokatif tidak perlu di-share kembali. Kalau bisa sampaikan kepada aparat hukum, bila ada akun yang begitu,” ujarnya usai kegiatan berlangsung.

Aloy juga menilai deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara sangat baik dan harus disampaikan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, informasi yang disampaikan kepada masyarakat sebagai pemilih, yaitu tentang visi misi calon yang diusung oleh tim pemenangan dalam meyakinkan masyarakat.

“Bukan berkaitan dengan identitas. Tidak boleh dengan poltik uang, tidak boleh dengan politik identitas, tapi program yang ditawarkan,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan agar hal-hal bersifat provokatif tidak semakin meluas. Hal itu juga untuk menghindari terjadinya terjadinya sesuatu tak diinginkan.

Pemkab Sekadau, kata Aloy, berharap pilgub berjalan dengan baik. Sebab, bila kondisinya gaduh kondisi tersebut akan berdampak pada pembangunan yang harus terus berjalan.

“Apabila ada gaduh dan lainnya, energi kita semua habis untuk mengurusi itu saja. Padahal ini setiap 5 tahun pilkada dilaksanakan, baik Gubernur, Bupati, Pileg dan Pilpres,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi. Pihaknya berharap, para kontestan politik tidak mengangkat isu-isu berbau sara.

“Jangan melaksanakan politik hitam dan tidak melaksanakan politik identitas. Sehingga, pilkada dapat berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai kesiapan untuk mengamankan pilkada tersebut. Pihak kepolisian juga menyiapkan tim cyber. Mulai dari viralkan,takedown dan melaksanakan cyber patrol.

“Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang disebar melalui media sosial,” pungkasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved