TribunPontianak/

Sanggupi Permintaan Dirlantas Mengenai Parkir, Ini Kata Transmart

Store Manager Transmart Kubu Raya, Sharon menyambut baik saran yang diberikan Dirlantas Polda Kalbar mengenai kemacetan dan kurangnya lahan parkir.

Sanggupi Permintaan Dirlantas Mengenai Parkir, Ini Kata Transmart
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pusat perbelanjaan modern Transmart Carrefour di Jalan Ahmad Yani II, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (10/2/2018) sore. Di pusat perbelanjaan modern terbesar di Kubu Raya ini tersedia juga wahana permainan satu diantaranya roller coaster yang menjadi daya tarik masyarakat untuk menantang adrenalin. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Store Manager Transmart Kubu Raya, Sharon menyambut baik saran yang diberikan Dirlantas Polda Kalbar mengenai kemacetan dan kurangnya lahan parkir.

"Kalau dari kami hampir sama dengan yang disampaikan bapak Dirlantas, berdasarkan saran, rekomendasi, dan nasehat kepada kami," terangnya, Rabu (14/02/2018).

Menurutnya, yang paling pertama adalah pengelolaan parkir, kemudian informasi yang lebih jelas lagi mengenai lokasi area parkir.

Titik masih kosong juga akan dimaksimalkan sehingga masyarakat atau konsumen yang masuk jadi lebih tertata sehingga arus lalu lintas yang ada diluar untuk masyarakat dari bandara maupun arah kota lebih terkendali.

"Kalau sekarang kita liat kondisinyakan sedikit macet, saya mewakili Transmart Kubu Raya memohon maaf sebesar-besarnya, mudah-mudahan setelah meeting hari ini kami kembali ke lapangan bisa berkoordinasi dengan seluruh tim supaya bisa memperbaiki parkir kita terutama," ungkapnya.

Kalau perluasan area parkir, menurutnya, tetap akan ada namun masuk pada jangka menengah.

"Yang pertama mungkin koordinasi jangka pendek dulu untuk masalah pengelolaannya minimal sisi informasinya," katanya.

Dikatakannya pula, pintu parkir sementara memanglah satu jalur diarah depan, namun titik parkirnya akan ditambahkan kedepannya biar arus masuk agak terkendali.

"Sebenarnya kalau penataan atau komunikasi lebih jelas, seharusnya kemacetan tidak terjadi. Dan semoga setelah itu dilakukan, jalur yang mengalami keterlambatan dipintu masuk agak sedikit lebih terurai," tuturnya.

Hal lain, kata dia, kadang kondisi lantai parkir dibawah tidak diketahui konsumen masih ada yang kosong sehingga konsumen yang datang diarahkan ke titik tidak mereka datangi sehingga terjadi kemacetan.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help