Pilkada Pontianak

Pasangan Harry-Yandi Kompak Katakan Tidak Pada Politik Uang dan SARA

Kami berdua memang sudah sejak jauh hari meminta pada seluruh masyarakat agar tidak lagi menerima atau melakukan politik uang

Pasangan Harry-Yandi Kompak Katakan Tidak Pada Politik Uang dan SARA
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Penyerahan berkas berita acara penetapan nomor urut oleh Ketua KPU Pontianak, Sujadi pada Pasangan Calon Harry Adrianto-Yandi. Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasangan nomor urut satu dalam Pilwako Pontianak  juga kompak hadir saat deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA yang dilakukan  oleh  Panwaslu Kota Pontianak. 

Pasangan  nomor urut satu,  Harry Adrianto-Yandi pendukung dan memang menginginkan proses demokrasi  berjalan  baik tanpa adanya politik  uang adanya politik  intimidasi pada masyarakat  untuk memenangkan perhelatan Pilwako Pontianak. 

Harry Adrianto mengungkapkan deklarasi penolakan inilah yang sebenarnya sangat diharapkan.

"Kami berdua memang sudah sejak jauh hari meminta pada seluruh masyarakat agar tidak lagi menerima atau melakukan politik uang. Dengan adanya deklarasi  hari ini kita harapkan pihak pengawas  pemilu benar-benar konsisten  menerapkan aturan yang ada," ujar Harry,  Rabu (14/2/2018).

(Baca: Saksikan Langsung Kakeknya Dibacok Hingga Tewas, Luhut: Saya Kenal Semua Wajah Mereka )

Politik uang menurut Harry Andrianto yang merupakan  mantab Wartawan Tempo ini,  bukanlah  hal baru,  ini selalu terhembus setiap kali Pilkada berlangsung. 

Ia berharap  masyarakat  Pontianak  memilih pemimpin kedepannya bukan karena uangnya melainkan konsep-konsep dan gagasan pembangunan yang lebih  nyata. 

"Pilihanlah pemimpin karena dia berintegritas, mampu, membela rakyat, berjiwa bersih, cerdas dan bisa membuat perubahan," ujarnya. 

Sementara Yandi menegaskan harapannya pihak penyelenggara  dapat konsisten  menjalankan setiap tugas dan tanggung  jawabnya  demi demokrasi yang berjalan baik. 

(Baca: Ngeri! Cipratan Darah Perkelahian Berujung Maut di Flamboyan Ada Dibagian Ini )

Yandi tak ingin adanya isu SARA yabg dihembuskan,  ia meminta Panwaslu maupun KPU memperlakukan  setiap pasangan calon secara adil dan tidak  menunjukkan keberpihakan sehingga tak menimbulkan  kegaduhan nantinya. 

Sementara  itu,  untuk petahana ia meminta Panwaslu  juga memperhatikannya agar tak menyalahi aturan  yang ada. 

tribunpontianak
instagram.com/tribunpontianak
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help