Pilgub Kalbar

Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA

Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak.

Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215326.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Calon Gubernur Kalimantan Barat Milton Crosby (belakang kanan), Karolin Margret Natasa (depan kanan) dan Sutarmidji (belakang kiri) usai cap tangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan pimpinan partai beserta Forkopimda Kalbar untuk Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215352.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Calon Gubernur Kalimantan Barat memberi cap tangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan pimpinan partai beserta Forkopimda Kalbar untuk Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215417.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Calon Gubernur Kalimantan Barat Milton Crosby (kiri), Karolin Margret Natasa (dua kiri) dan Sutarmidji (kanan) usai cap tangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan pimpinan partai beserta Forkopimda Kalbar untuk Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215441.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah pimpinan partai politik berfoto bersama untuk Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215506.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Calon Gubernur Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa menandatangani Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Foto-foto Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA - paslon-pilgub-kalbar_20180214_215546.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Calon Gubernur Kalimantan Barat Milton Crosby menandatangani Deklarasi Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berkualitas di Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/2/2018) sore. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Ruhermansyah menegaskan Kalbar berada pada posisi ketujuh tingkat kerawanan politik uang atau money politics dan politisasi Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) seluruh Indonesia berdasarkan hasil pemetaan atau mapping yang dilakukan oleh Bawaslu RI. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI

.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help