Berita Video

Belasan Pelajar Tak Terima Tindak Kekerasan, 5 Oknum Polisi Akhirnya Jalani Hukuman

Maka pihak sekolah maupun oknum kepolisian berdamai dengan mengukuhkan tanda tangan diatas materai dengan diketahui Kapolres.

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Setelah sepakat untuk menempuh jalur damai dan berdasarkan pertimbangan para siswa akan menghadapi ujian Sekolah.

Maka pihak sekolah maupun oknum kepolisian berdamai dengan mengukuhkan tanda tangan diatas materai dengan diketahui Kapolres.

Baca: Disangka Akan Tawuran, Oknum Polisi Pukuli Belasan Anak SMA

Namun damai yang disepakati 2 belah pihak tidak membuat 5 oknum anggota kepolisian lepas dari sanksi disiplin, diantaranya melakukan lari keliling lapangan, berguling.

Bahkan hingga kurungan seperti yang disampaikan Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan. 

Baca: Polres Tindak Tigas Anggota Melanggar, Melakukan Pemukulan Terhadap Pelajar

Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan yang ditemui di Polres Kayong Utara membenarkan bahwa ada kesalahpahaman yang terjadi, sehingga saat dilakukan pengamanan ada 5 orang anggota Kepolisian yang melakukan pemukulan, dan hal tersebut tidak dibenarkan oleh atasan, dalam Hal ini Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan.

"Kita mendapat informasi akan adanya suatu kegiatan tawuran, yang memang dari keterangan dari salah satu siswa Abdul, bahwa memang betul ia sedang dicari oleh anak SMA N 3, tidak tahu terkait masalah apa. terus dia meminta bantuan dengan kawan-kawannya, mungkin karena rasa solidaritas akhirnya kawan-kawannya berkumpul," terang AKBP Arief Kurniawan, Rabu (14/2/2018).

Baca: KPAID Kayong Utara Kawal Kasus Pemukulan Pelajar Oleh Oknum Polisi

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi tawuran sesuai laporan masyarakat, karena memang saat ini antara siswa beda sekolah tersebut sedang ada masalah dan akan bertemu di suatu tempat.

"Kalau saja saat berkumpul itu anggota kita terlambat mengantisipasi, mungkin hal-hal yang tidak di inginkan bisa terjadi, "tambahnya.

Baca: Orang Tua Pelajar Dipukuli Oknum Polisi Tak Terima

Terkait adanya oknum anggota yang melakukan pemukulan, Kapolres pun tidak tinggal diam, selain melakukan pertemuan untuk menyelsaikan persoalan, ke lima oknum anggota yang melakukan pemukulan juga diperiksa oleh pihak Provos, untuk mendapatkan sanksi disiplin sesuai perbuatannya.

"Sebagian dari mereka memang diamankan di polres tapi ketika dalam proses pengamanan itu, ada beberapa oknum anggota kita yang melakukan hal yang tidak sepantasnya, dan kita pun sudah berkumpul, dari siswa, guru, Kepala Sekolah, KPAD, orang tua siswa, kita sepakat untuk mencari solusi terbaik. Anggota kita yang melanggar tentu akan kita ambil tindakan tegas, diperiksa oleh pihak Provos, Propam. kalau memang diambil tindakan tegas, silakan lakukan,"tegasnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved