Ada Sanksi, Kapolda Kalbar Imbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Bakar Hutan

Terlebih, para pelaku karhutla itu sendiri nantinya akan dikenakan sanksi ataupun hukuman berdasarkan UU yang berlaku.

Ada Sanksi, Kapolda Kalbar Imbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Bakar Hutan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengimbau masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar hutan.

Hal tersebut menurutnya, karena Karhutla menimbulkan sejumlah kerugian, terutama bagi tubuh manusia.

Terlebih, para pelaku karhutla itu sendiri nantinya akan dikenakan sanksi ataupun hukuman berdasarkan UU yang berlaku.

Baca: Pangdam XII Tpr Perintahkan Jajaran Padamkan Api Karhutla

"Kami mengimbau kepada warga Kalbar untuk peduli dengan lingkungan," katanya, Rabu (14/02/2018).

Hal ini pun menyusul ditemukannnya Karhutla di Rasau, yang hampir menghanguskan dua sekolah SMP dan SMA.

Baca: Dandim Mempawah Pantau Proses Pemadaman Kebakaran Lahan di Sebukit Rama

Sehingga, kata dia, pihaknya meminta guru dan murid keluar dari sekolah tersebut menghindar sementara dan memberikan kesempatan untuk memadamkan.

"Sebenarnya bagaimana kepedulian masyarakat, kita tau musim kemarau, cara membuka lahan bukan dengan cara membakar seperti itu karena dampak yang ditimbulkan dari Karhutla sangat sedih, miris," tururnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved