4 Fakta Oknum Polisi Aniaya Siswa di Sukadana, Lebam Hingga Berakhir Damai

Belasan pelajar SMKN 1 Sukadana mengaku dipukul oleh oknum kepolisian dari Polres Kayong Utara, Senin (12/2/2018).

4 Fakta Oknum Polisi Aniaya Siswa di Sukadana, Lebam Hingga Berakhir Damai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MUHAMMAD FAUZI
Kapolres Kayong Utara, AKBP Arief Kurniawan sampaikan permintaan maaf kepada pihak orangtua, guru, Kepala Sekolah, siswa, KPAD, dan hadirin yang hadir saat mediasi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUKADANA - Belasan pelajar SMKN 1 Sukadana mengaku dipukul oleh oknum kepolisian dari Polres Kayong Utara, Senin (12/2/2018).

Sebagaimana diceritakan Abdul Hamid, pelajar SMK N 1 Sukadana, penganiayaan itu dilakukan lebih dari satu orang.

Orangtua anak-anak ini tak tinggal diam. Pun demikian dengan KPAID Kayong Utara.

Berikut fakta-fakta yang Tribun himpun terkait penganiayaan tersebut:

1.  Dicekik dan dihempaskan ke mobil

Abdul Hamid, satu di antara korban mengatakan, saat itu mereka tengah berkumpul tidak jauh dari kantor Samsat baru.

Ketika itu, ada anggota kepolisian lewat dan menyuruh mereka bubar.

Akhirnya Abdul Hamid dan rekan-rekannya pada malam itu juga, pindah ke Pantai Pulau Datok.

Ketika sedang santai-santai di tugu layar Pantai Pulau Datok, beberapa oknum polisi yang menggunakan motor dan mobil datang dan langsung mencabut kunci motor mereka dan menabrakan mobil ke salah satu rekannya.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help