Pilkada Pontianak

Satarudin Mengundurkan Diri dari Ketua DPRD Pontianak, Sejumlah Anggota Dewan Menangis

Saya mohon maaf terutama pada Pak Wali Kota apabila selama ini ada perkataan yang tidak berkenan

Satarudin Mengundurkan Diri dari Ketua DPRD Pontianak, Sejumlah Anggota Dewan Menangis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Satarudin dan Edi Kamtono salam komando,  walaupun mereka bertarung dalam Pilwako,  Satar menyebut mereka adalah saudara  dan teman baik karena pernah berjuang bersama-sama 2013 lalu yang mengantarkan Edi Kamtono menjadi Wakil Wali Kota Pontianak  mendampingi  Sutarmidji saat setelah paripurna pengunduran  diri Satarudin  sebagai Ketua DPRD Pontianak,  Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah ditetapkan  sebagai calon Walo Kota Pontianak,  Ketua DPRD Pontianak, Satarudin  melalui Sidang Paripurna  secara resmi ia mengundurkan  diri dari jabatan Ketua DPRD  Pontianak. 

Saat Paripurna dilangsungkan Satarudin  menyampaikan  permohonan  maaf pada para sahabat dan relasinya saat ia menjadi  Ketua DPRD Pontianak.

"Saya mohon maaf terutama pada Pak Wali Kota apabila selama ini ada perkataan yang tidak berkenan. Untuk Pak Wakil juga kalau selama ini ada kate saye yang salah dan menyakiti hati mohon dimaafkan," ucap Satarudin dengan nada sendu,  Selasa (13/2/2018).

Selain itu ia juga mengucapkan permintaan maaf untuk seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah,  tak lupa pada seluruh Kepala dan jajaran Organisasi  Perangkat Daerah Daerah (OPD) dan tak lupa ia menuturkan permintaan maaf pada jajaran pimpinan DPRD  dan Anggota DPRD. 

"Saya mohon maaf apabila selama berinteraksi ada kata yang kasar dan salah.  Semua ini adalah rekan-rekan dan teman saye terbaik. Bu Sekwan juga saya mohon  maaf,  selama saya memimpin di DPRD sampai staf dan cleaning servis dan satpam saya mohon maaf kalau ada tingkah dan kata saya yang menyakitkan," ucapnya. 

(Baca: Sebagai Cagub Kalbar 2018, Karolin Beberkan Kelebihan dan Kekurangannya )

Mendengar ucapan permintaan maaf, Satarudin tersebut  semakin banyak anggota DPRD  yang lainnya meneteskan air mati karena merasa kehilangan  sosok pemimpin  yang telah mengayomi mereka selama empat tahunan menjadi Ketua DPRD dan lima tahun sebagai  Anggota DPRD. 

"Semoga pengganti saye dapat bekerjasama dengan seluruhnya," ucapnya. 

Pada kesempatan  yang sama,  Satar menyampaikan  pada seluruh anggota DPRD dan masyarakat  umumnya kalau saat ini ia bertarung dengan Edi Rusdi  Kamtono bukan berarti menjadi musuh, tapi tetap teman dan bersaudara. 

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help