Pilgub Kalbar

Ruhermansyah: Pelanggaran Pemilu Penuhi Unsur Pidana, Diteruskan ke Pengadilan

Koordinasi terus dilakukan. Sentra Gakkumdu siap melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya

Ruhermansyah: Pelanggaran Pemilu Penuhi Unsur Pidana, Diteruskan ke Pengadilan
TRIBUN PONTIANAK / FILE
Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

Bawaslu Kalbar Tegaskan Optimalisasi Sentra Gakkumdu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Barat menegaskan optimalisasi Sentra Penegakkan Hukum Terpadu  (Gakkumdu) sebagai upaya penanganan tindak pidana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Kalbar Tahun 2018.

"Sejauh ini sudah eksis dan berjalan. Koordinasi terus dilakukan. Sentra Gakkumdu siap melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya," ungkap Kepala Bawaslu Kalbar Ruhermansyah saat diwawancarai usai Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018 di Hotel Aston Pontianak, Selasa (13/2/2018).

(Baca: KPU Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau )

Pembentukan Sentra Gakkumdu bertujuan untuk penegakan hukum terpadu, efektif, cepat dan tidak memihak. Sentra Gakkumdu sebagai bentuk dari turunan instruksi Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) yang telah melakukan Momerandum of Understanding (MoU) dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) sebagai amanah dalam Undang-Undang No 7 Tahun 2017.

"Gakkumdu sifatnya adalah lembaga yang melakukan penindakan terdiri dari unsur Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan dalam hal penegakan hukum pemilu. Khususnya, terhadap pelanggaran pidana Penjara," jelasnya.

Ia menambahkan pengawasan Pemilu dilakukan oleh Bawaslu dan seluruh masyarakat terkait temuan maupun laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

"Apabila ditemukan laporan mengandung unsur pidana Pemilu. Maka, Bawaslu dapat meneruskan ke Sentra Gakkumdu. Jika memenuhi unsur ketentuan pidana maka akan diteruskan ke pengadilan," terangnya.

Ruhermansyah menerangkan mekanisme pelaporan temuan dugaan pelanggaran Pemilu bisa disampaikan langsung ke Bawaslu.

"Laporan disampaikan ke Bawaslu sesuai masing-masing jenjang. Ada form yang disiapkan dan harus diisi pelapor terkait dengan laporan tersebut," tukasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved