TribunPontianak/

Polsek Kapuas Bekuk Tersangka Curat di Terminal Bus Sekadau

Jajaran Polsek Kapuas kembali mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) isial SU, warga Desa Sungai Ringin.

Polsek Kapuas Bekuk Tersangka Curat di Terminal Bus Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Pelaku curat yang diamankan Polsek Kapuas, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jajaran Polsek Kapuas kembali mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) isial SU, warga Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Pelaku diamankan di belakang terminal bus Sekadau, Senin (12/2/2018).

“Tersangka diamankan berdasarkan Laporan polisi nomor:LP/23 /II/2018/KalBar/ ResSgu/ Sek Kps, tanggal 11 Februari 2018, ” kata Kapolsek Kapuas IPTU Sri Mulyono, Selasa (13/2/2018).

Kapolsek menjelaskan, korban merupakan pemilik Rumah Bimbel di Jl Komyos Sudarso, Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas, kabupaten Sanggau. “Kejadiannya pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2018 sekira Jam 11.00 Wib, ” terangnya.

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian, pada Kamis tanggal 11 Januari 2018 sekira pukul 11.00 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dikantor bimbel Marta Kids yang beralamat di jl Komyos Sudarso Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.

“Adapun barang yang telah dicuri oleh pelaku berupa satu unit Handphone OPPO F3 warna emas tipe CPH1609 Nomor IMEI 1: 865350032128659, dan IMEI 2: 865250032128642 milik Marta yang sebelumnya berada didalam tas merk Gucci warna hitam serta, ” jelasnya.

Kemudian satu unit Handphone XIAOMI Redmi 4 Prime warna cream dengan No IMIE 1:861316036206603 dan No IMEI 2 : 861316036206611 Milik Yustina Heni yang sebelumnya berada didalam tas merk IFA warna coklat dan saat kejadian tersebut kedua tas korban berada diatas meja ruang belakang bimbel.

Modus operandi pelaku, lanjutnya, pelaku berpura-pura menumpang menggunakan toilet untuk buang air kecil di rumah bimbel tersebut dan setelah keluar dari toilet pelaku melihat tas yang sedang berada di atas meja ruangan belakang kemudian pelaku langsung memeriksa isi dari kedua tas tersebut dan mengambil 2 Unit HP merk Oppo F3 serta HP merk Xiomi lalu pelaku meninggalkan rumah bimbel.

Atas kejadian tersebut Marta mengalami kerugian sebesar Rp3,7 juta rupiah dan Yustina Heni mengalami kerugian sebesar Rp.2,2 juta rupiah. “Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas untuk di tidak lanjuti, ” katanya.

Dari laporan tersebut dilakukan penyelidikan oleh unit Reskrim Polsek Kapuas serta unit gasus polres Sanggau yang mana didapatkan informasi bahwa pelaku diduga berada di Kabupaten Sekadau kemudian dilakukan lidik mendalam serta berkoordinasi dengan unit lidik Polres Sekadau.

“Hasilnya pelaku kami amankan di belakang terminal bis Kabupaten Sekadau. Dari tangan pelaku didapatkan sejumlah barang bukti, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help