Pilgub Kalbar

Nomor Urut Paslon, Ini Analisa Pengamat Politik Untan

Pada prinsipnya semua nomor adalah sama. Mau nomor satu, nomor dua atau tiga itu hanya penomoran saja

Nomor Urut Paslon, Ini Analisa Pengamat Politik Untan
ISTIMEWA
Pengamat Politik dan Pemerintahan, Ab Tangdililing 

Berdasarkan pengamatan situasi politik saat ini, persaingan ketat akan terjadi antara Midji dan Karolin, tanpa mengesampingkan Milton yang juga punya peluang.

(Baca: Tonton Videonya! Aksi Sekelompok Pemuda Tunggangi Sepeda Motor Bikin Ngeri )

Jika Milton-Boyman mengklaim pasangan nasionalis. Maka Partai Gerindra, PDIP, Demokrat dan PKPI juga partai nasionalis sejak dahulu. Nasionalis tidak semata gabungan dari perbedaan etnis dan agama. Namun, label dan suasana partai juga mencerminkan nasionalis.

Adu visi dan program juga menentukan. Siapa yang bisa menyentuh aspirasi masyarakat maka bisa mengumpulkan pundi-pundi suara. Jadi bukan semata hanya karena partai politik atau suku dan agama.

Kampanye harus berlangsung secara elegan. Ketika masing-masing paslon berkampanye di hadapan pendukung atau masyarakat yang punya hak pilih, saya harap tidak menjelek-jelekkan kandidat atau partai lain. Jangan memprovokasi atau menjatuhkan. Yang elegan itu adalah menawarkan program dengan obyektif dan rasional, itu yang menjadi keunggulan. Jangan tampilkan isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) ke permukaan.

Saya mengimbau pihak keamanan harus betul-betul melaksanakan tugas sebaik-baiknya saat masa kampanye. Terkait anggapan Kalbar sebagai daerah rawan konflik Pilkada, saya anggap pendapat itu sah-sah saja sebagai bentuk kewaspadaan.

Mungkin karena berkaca pada Pilgub DKI, dimana demo besaran mengangkat nama Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Tapi, saya tegaskan karakteristik Kalbar berbeda dengan Jakarta. Di Kalbar sudah dipetakan, berbeda dengan Jakarta yang begitu kompleksitas.

Mudah-mudahan tidak muncul kejadian seperti itu di Kalbar. Toh, selama ini Pilkada Kalbar berjalan mulus saja. Saya harap pilkada berjalan seperti yang telah berlalu saja. Jangan terlalu khawatir lah. Kalau diwaspadai boleh-boleh saja.

Netralitas adalah salah satu jaminan Pilkada sukses dan damai. Jangan sampai ada pelaksana, petugas dan penyelenggara Pilkada berpihak pada salah satu kandidat, karena itu menimbulkan rawan konflik.

Bawaslu harus tegas ketika menemukan suatu kasus pelanggaran Pilkada seperti praktek money politics atau politik uang. Jika ada laporan dan bisa menemukan faktanya, segera diproses hukum sesuai peraturan berlaku.

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help