Pilgub Kalbar

Nomor Urut Paslon, Ini Analisa Pengamat Politik Untan

Pada prinsipnya semua nomor adalah sama. Mau nomor satu, nomor dua atau tiga itu hanya penomoran saja

Nomor Urut Paslon, Ini Analisa Pengamat Politik Untan
ISTIMEWA
Pengamat Politik dan Pemerintahan, Ab Tangdililing 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan Prof DR AB Tangdililing memberikan tanggapan terkait hasil Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2018 di Ballroom Hotel Aston, Jalan Gajahmada, Pontianak, Selasa (13/2/2018).

Tangdililing juga memberikan analisis peta politik dan kans ketiga Paslon. Termasuk pesan dan imbauan kepada pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan, pengawasan dan penyelenggaraan Pemilu.

Simak dalam tulisan berikut ini :

"Pada prinsipnya semua nomor adalah sama. Mau nomor satu, nomor dua atau tiga itu hanya penomoran saja. Secara akademis hanya penentuan nomor dan tidak ada artinya. Namun, biasa ada kepercayaan di beberapa pemilihan pemimpin baik Pilkada atau pemilihan tertentu dalam lembaga atau instansi.

(Baca: Pembakaran Lahan Ancam Jaringan Trasmisi PLN )

Kadang-kadang orang mengharapkan jatuh di nomor dua. Biasanya begitu, karena nomor dua kan kalau jari diangkat membentuk huruf V atau akronim dari Victoria. Victoria artinya kemenangan. Namun itu hanya kepercayaan saja.

Terkait ketiga Paslon, saya pikir semua punya kans sama. Basis-basis pendukungnya masing-masing kan ada. Itu jadi kekuatan tersendiri bagi mereka. Dalam analisis saya sebagai pengamat politik, kalau saya lihat Sutarmidji bisa unggul di kota. Hal ini berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga tertentu.

Tapi saya lihat itu tidak mutlak. Kalaulah masing-masing kandidat punya basis tertentu di kabupaten dan kota, maka pertandingan ini bisa seru.

Di sisi lain, jika dilihat kekuatan Karolin lebih menonjol bila dibandingkan Milton. Pak Midji tentu ada keunggulan juga. Namun, yang tidak dimiliki Midji dan Milton adalah playmaker politik. Playmaker politik Karolin adalah Cornelis. Selaku Ketua DPD PDIP dan Presiden MADN, Cornelis cukup berpengaruh. Ini jadi senjata Cornelis memenangkan Karolin. Termasuk mesin partai PDIP, Demokrat dan PKPI yang memiliki basis di daerah kabupaten dan kota.

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help