Menguat 54,72 Poin, IHSG Ditutup Dilevel 6578

Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk merilis ekuitas Asia ditutup mixed dengan pelemahan terjadi pada indeks saham Jepang menjelang akhir sesi kedua.

Menguat 54,72 Poin, IHSG Ditutup Dilevel 6578
Screenshot
Pergerakan IHSG Selasa (13/2/2018), menguat 54,72 poin, IHSG ditutup dilevel 6578. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk merilis ekuitas Asia ditutup mixed dengan pelemahan terjadi pada indeks saham Jepang menjelang akhir sesi kedua.

Indeks Nikkei (-0,65%) dan TOPIX (-0,88%) ditutup melemah setelah sempat menguat diawal sesi cukup optimis.

Sementara Yen menguat kelevel tertinggi sejak november 2016 menjadi faktor utama pelemahan ekuitas di Jepang. Sedangkan Indek Hangseng (+1,29%) dan Shanghai (+1,17%) menguat lebih dari 1%.

"IHSG (+0,84%) ditutup menguat 54,72 poin kelevel 6578,18 dengan emiten sektor tambang (+1,71%) diantaranya PTBA (+5,83%), PTRO (+5,06%) dan ADRO (+2,98%) menjadi pemimpin penguatan setelah reboundnnya harga batubara yang bertahan di atas level $100 mton," ujar Branch Manager PT Reliance Sekuritas Pontianak, Riza Juliandri.

Meskipun demikian investor asing masih tercatat net sell 221.57 Miliar rupiah seiring pelemahan rupiah yang kembali mencatatkan rekor terlemah sejak November 2016. Indeks saham di Eropa sedikit berubah dengan pergerakan yang cenderung flat terkonsolidasi negatif.

Indeks FTSE (-0,07%), DAX (-0,16%) dan Eurostoxx (-0,42%) dibuka pada zona negatif. Komoditas menemukan dukungan dari dolar yang lebih lemah, dengan minyak mentah Brent menuju kenaikan pertama dalam delapan sesi. Sentimen tengah pekan selanjutnya akan ramai dengan data GDP disebagian negara Eropa.

Secara teknikal IHSG break out resistance bearish trend jangka pendek dan mencoba mengkonfirmasi MA20. Indikasi melanjutkan penguatan cukup besar menuju level upper bollinger bands dikisaran level 6650. Indikator stochastic bergerak menguat setelah terkonsolidasi pada middel oscillator dengan Indikator RSI yang memberikan signal momentum penguatan yang cukup tertahan.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung menguat terbatas dengan range pergerakan 6537-6650. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya AKRA, ANTM, ASII, BBRI, EXCL, HRUM, JSMR, PTBA, SMGR, ADRO, BJTM, ELSA, MEDC, TINS," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help