Mau Tukar Uang Pecahan Kecil, Berikut Jadwal Kas Keliling di 8 Pasar Tradisional Pontianak

Kita memastikan uang yang masyarakat perlukan, terjamin ketersediaannya.

Mau Tukar Uang Pecahan Kecil, Berikut Jadwal Kas Keliling di 8 Pasar Tradisional Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Kepala KPw BI Kalbar, Prijono 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Prijono menjamin ketersediaan Uang Pecahan Kecil (UPK) jelang Tahun Baru Imlek 2018.

Untuk mempermudah masyarakat Bank Indonesia menyiapkan mobil kas keliling yang mambuka layanan untuk melayani penukaran UPK bagi masyarakat.

"Kita juga berkoordinasi dengan bank untuk melayani penukaran UPK tidak hanya bagi nasabah tetapi juga bagi masyarakat. Kita memastikan uang yang masyarakat perlukan, terjamin ketersediaannya. Untuk di daerah bisa melalui kas titipan, fungsinya sama persis dengan Bank Indonesia. Kita mendrop uang yang diperlukan masyarakat dan didistribusikan ke bank," ujar Prijono, Selasa (13/2/2018).

(Baca: Sopir Bus Mangkir, Mediasi dengan Perwakilan Bintang Jaya Express Ditunda )

Kepala tim SP, PUR, Layanan dan Administrasi Bank Indonesia, Kapsulani mengatakan dalam rangka memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat kas keliling Bank Indonesia menyambangi delapan pasar tradisional yang tersebar di Kota Pontianak.

"Pada tanggal 5, 12, 19, 26 Pebruari
mobil kas keliling melayani penukaran mulai jam 09.00-12.00 di Pasar Teratai dan 13.00-15.00 di Pasar Kapuas. Pada tanggal 6, 13, 20, 27 mobil kas keliling bisa dijumpai di Pasar Flamboyan pada 09.00-12.00 WIB dan 13.00-1500 WIB di
Pasar Siantan," ujarnya.

Sedangkan pada tanggal 7, 14, 21, 28 Pebruari, masyarakat bisa menukarkan UPK di Pasar Kemuning pada 09.00-12.00 WIB dan di Pasar Nusa Indah pada 13.00-1500 WIB. Pada 1, 8, 15, 22 Pebruari mobil kas keliling Bank Indonesia di Pasar Mawar pada 09.00-12.00 WIB dan Pasar Sungai Jawi mulai 13.00-15.00 WIB.

Kapsulani mengatakan persediaan uang tunai Bank Indonesia sangat mencukupi permintaan masyarakat. Hal ini karena permintaan uang beredar tidak setinggi momen Idul Fitri dan Natal. Oleh karenanya Bank Indonesia sejak jauh hari sudah membuka layanan penukaran UPK. "Biasanya paling tinggi permintaan pecahan Rp50 ribu hingga Rp20 ke bawah untuk angpao," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help