Kenapa Dinamai Tanjakan Emen? Ada 3 Tragedi Masa Kelam Sangat Menyedihkan

Berdasarkan hasil penelusuran hingga ke keluarga Emen dapat diketahui ternyata versi yang terakhir yang mendekati kebenaran.

Kenapa Dinamai Tanjakan Emen? Ada 3 Tragedi Masa Kelam Sangat Menyedihkan
Facebook/Kabar Subang
Bus kecelakaan di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Sabtu (10/2/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUBANG - Kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018) menjadi sorotan.

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 27 orang dan 18 orang lainnya luka-luka tersebut dianggap jadi kecelakaan terparah di tahun 2018 ini.

Baca: Aktor Lee Joon Dikabarkan Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Ini Kebenarannya

Kasubbag Humas RSUD Subang, Mamat Budirakhmat kepada Tribun Jabar, di depan ruang jenazah RSUD Subang, Minggu (11/2/2018), menuturkan ke-26 korban meninggal semuanya berasal dari Ciputat Timur dan satu berasal dari Karawang.

Satu orang korban meninggal asal Karawang merupakan pengendara sepeda motor yang tertabrak bus.

Sementara itu, ada 10 orang mengalami luka ringan, dan delapan lainnya mengalami luka berat.

Korban rata-rata mengalami luka seperti patah tulang kaki, tangan, pinggul, serta luka berat di kepala.

Peristiwa kecelakaan ini tentu membuat geger banyak orang.

Tanjakan Emen memang terkenal karena sering terjadi kecelakaan di sana.

Baca: Inilah Nomor Urut Paslon Cagub dan Cawagub Kalbar, Siapa No 1?

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help