Kebakaran Lahan di Desa Limbung Dekati SMAN 4 Sui Raya, Kapolda Kalbar Langsung Turun Tangan

Kebakaran lahan yang terjadi pada Senin (12/2/2018), si jago merah nyaris melahap sebuah bangunan sekolah yang berada di Kecamatan Sui Raya

Kebakaran Lahan di Desa Limbung Dekati SMAN 4 Sui Raya, Kapolda Kalbar Langsung Turun Tangan
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono bersama Kapolresta Pontianak Kombes Pol Purwanto saat berada di lokasi kebakaran lahan di desa Limbung Kec Sui Raya KKR Selasa (13/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kebakaran lahan yang terjadi pada Senin (12/2/2018), si jago merah nyaris melahap sebuah bangunan sekolah yang berada di Kecamatan Sui Raya, tepatnya di Desa Limbung.

Bersamaan saat itu Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono bersama di dampingi Kapolresta Pontianak Kombes Pol Purwanto serta beberapa Pejabat utama Polda Kalbar ‎seperti Karo Ops Kombes Pol Jayadi dan Direktur Sabhara Kombes Pol Pulung melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Baca: Ini 6 Hotel Yang Bisa Kamu Datengin Untuk Makan Malam Romantis di Valentine Day

Saat mendapatkan informasi kebakaran lahan tak jauh dari bangunan sekokah tersebut.

Kondisi kebakaran lahan sudah mendekati bangunan sekolah SMA Negeri 4 Sui Raya di Desa Limbung.

Saat itu beberapa anggota Polsek Sui Raya bersama anggota BPBD, Mangala Agni dan prajurit TNI AD dari jajaran kodam XII Tanjungpura sedang memadamkan api yang membakar lahan gambut.

Tampak Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono‎ di dampingi Kapolresta Pontianak Kombes Pol Purwanto serta PJU Polda Kalbar lainnya tak segan-segan turut serta langsung berjibaku memadamkan api dengan penyemprotkan air dari selang damkar.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo menuturkan Tim dari Polda Kalbar, TNI dan masyarakat berhasil menyelamatkan gedung Sekolah SMA Negeri 4 Rasau yang nyaris terbakar akibat Kebakaran Lahan di Desa Limbung.

Kemudian, Nanang menuturkan bahwa Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengimbau kepada warga setempat untuk lebih berhati-hati jika membuka lahan karena musim kemarau panjang sudah tampak dan karna hal itu juga angin kencang menambah cepatnya pembakaran pada lahan.

Baca: Inilah Nomor Urut Paslon Cagub dan Cawagub Kalbar, Siapa No 1?

“Kami akan terus memantau lokasi-lokasi yang dianggap berpotensi terbakarnya lahan dan diingatkan kembali kepada warga khususnya untuk lebih waspada dan ingat hukum jika membuka lahan dengan cara membakar , serta dampak bagi diri sendiri atau orang lain juga sangat besar seperti halnya dengan masalah kesehatan seperti mengidap penyakit ISPA ,” tegas Kapolda Kalbar di kutip oleh Kabid Humas Polda Kalbar pada Selasa (13/2/2018)

Adapun sanksi bagi pelanggar Adapun, pada Pasal 78 ayat (4) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dam denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.

Kedua, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat (1) menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Ketiga, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.

"Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar,” Tegas Kapolda Kalbar‎.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help