Kapolres Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Masyarakat di Warkop

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio mendatanggi satu diantara Warung Kopi (Warkop) yang ada di Ngabang..

Kapolres Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Masyarakat di Warkop
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio saat mendatanggi satu diantara warkop yang ada di Ngabang untuk bersilahtirahmi bersama PHBI Landak pada Selasa (13/2). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio mendatanggi satu diantara Warung Kopi (Warkop) yang ada di Ngabang untuk bersilahrurahmi bersama pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Landak pada pada Selasa (13/2).

"Ini silahturahmi kepada tokoh-tokoh masyarakat. Karena semua elemen masyarakat Landak mau kita datangi," ujar Bowo kepada wartawan yang saat itu didampinggi Kasat Binmas AKP Pahlawan dan Kasat Intel Iptu Sumarno.

Dijelaskan Bowo, mendatanggi masyarakat Landak dilakukan tidak memandang dari suku apa, agama apa. "Itu merupakan masyarakat yang harus kita lindunggi. Untuk kita bisa berkomunikasi dengan mereka, dan mendengarkan aspirasi dari mereka," kata Kapolres.

Diakuinya, sebenarnya kegiatan bersilahturahmi tersebut adalah kegiatan yang sudah rutin dilakukan. "Tentunya kita menyampaikan himbauan-himbauan tentang Pilkada damai, agar dapat berjalan tertib dan kondusif," terangnya.

Selain itu Kapolres memastikan bahwa pihaknya juga menjamin kebebasan setiap orang untuk memperoleh haknya memilih. "Baik apa pun sukunya, apa pun agamanya. Kita juga melindunggi mereka," tegasnya.

Selain itu, ada juga pembicaraan dimana sebentar lagi akan ada Imlek yang dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa. "Mereka (PHBi) juga akan berperan aktif bersama-sama dengan kita, dalam melakukan pengamanan-pengamanan maksimal yang bisa dikerjakan," tambahnya.

Sedangkan aspirasi yang diserap olehnya pada saat silahturahmi tersebut, disampaikan bahwa PHBI mempunyai keyakinan bahwa di Landak ini sudah dari dulu aman. "Sekarang akan aman juga, jadi tidak perlu ada yang dikhawatrikan," pintanya.

Cuma sekarang menurut Bowo, salah satu yang menjadi pemikiran oleh PHBI adalah ketika ada berita-berita yang mungkin bisa memancing di media. "Itu sudah kita ketahui bersama, bahwa Hoax itukan diperanggi oleh semua. Termasuk dari Pemerintah, Kepolisian," bebernya.

Maka dari itu Kapolres menyampaikan kepada PHBI bahwa hal-hal yang positif dan sifatnya baik itu perlu dibesarkan. "Kemudian hal-hal yang tidak yakin itu yang tidak baik dan tidak benar, jangan kita teruskan bahkan itu harus kita benamkan," harapnya.

Sedangkan berkaitan dengan tempat-tempat lain yang ada terjadi, yang mungkin ada permasalahan-permasalahan bisa tidak terpengaruh. "Selama tidak terjadi ditempat kita, jangan jadi masalah juga di tempat kita," tutupnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help