Pilgub Kalbar

Dapat Nomor 3, Ini Tiga Komitmen Midji-Norsan Untuk Kalbar Baru

Makna angka tiga (3) dimaknai sebagai simbol persatuan dan kesatuan. Hal tersebut diungkapkan oleh calon Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Dapat Nomor 3, Ini Tiga Komitmen Midji-Norsan Untuk Kalbar Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Angka tiga yang di peroleh merupakan simbol persatuan dan kesatuan ungkap Calon Gubernur Kalbar Sutarmidji, Selasa (13/2/2018) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID , PONTIANAK - Pasangan calon Gubernur Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Midji-Norsan hari ini melaksanakan pengundian nomor urut pasangan calon dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, (13/2/2018).

Dalam kesempatan itu, Midji-Norsan mendapat nomor urut tiga (3).

Baca: Sutarmidji Ungkap Motivasinya Maju Dalam Pilgub Kalbar

Makna angka tiga (3) dimaknai sebagai simbol persatuan dan kesatuan. Hal tersebut diungkapkan oleh calon Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Baca: Sutarmidji Harap Masyarakat Pontianak Jaga Kondusifitas

"Angka tiga itu simbol persatuan dan kebersamaan. Itu tertuang di sila ke tiga Pancasila. Melihat berbagai macam etnis yang ada di Kalimantan Barat. Dengan memakai nomor 3 kita akan ciptakan kalbar baru, maju dan sejahtera dan tentu saja untuk semua. Kita ciptakan persatuan dan kesatuan. Karena Kalbar untuk semua," jelas Sutarmidji calon Gubernur Kalbar.

Calon Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji juga menjelaskan tiga komitmennya dalam membangun Kalbar Baru, Maju dan Sejahtera. Diantaranya adalah pembangunan dan pemerataan infrstruktur, pendidikan dan kesehatan yang semuanya menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Dalam bidang pembangunan infrastruktur , Midji-Norsan memfokuskan pembangunan seperti jalan yang angkan menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Barat. Tidak hanya itu, Midji-Norsan akan melebarkan jalan hingga 12 meter dan jalan mempunyai daya beban hingga 75 Ton.

"Kita akan percepat pembangunan infrastruktur seperti jalan. Kita lebarkan jalan hingga 12 meter. Jalan juga harus punya daya beban sampai 75 ton agar menekan biaya pemeliharaannya. Jalan juga harus menjangkau perdesaan agar kesejahteraan meningkat, daya saing meningkat dan tentu perekonomian juga akan meningkat," jelas Sutarmidji Calon Gubernur Kalimantan Barat.

Selain pembangunan akses jalan yang menjangkau perdesaan, Midji-Norsan juga berkomitmen untuk meningkatkan pendidikan di Kalimantan Barat. Pasangan Midji - Norsan mencanangkan pendidikan unggul yang akan menjangkau masyarakat perdesaan. Menurutnya, selama ini masyarakat perdesaan masih kurang dengan sarana pendidikan yang terbaik.

"Kita akan sediakan Sekolah Formal dengan kualitas unggul hingga ke seluruh pelosok Kalbar. Yang nantinya akan menjadi kebanggan kota/Kabupaten. Selama ini masyarakat perdesaan mengandalkan madrasah dan pesantren yang masih tertinggal. Kedepan, kita akan sediakan sekolah formal yang unggul dengan sarana terbaik agar dapat meningkatnya pendidikan hingga perdesaan. Untuk wilayah yang sudah terjangkau internet, kita juga akan membangun pendidikan berbasis IT," jelas Sutarmidji Calon Gubernur Kalimantan Barat.

Sedangkan bidang kesehatan, program pasangan Midji-Norsan akan mencanangkan terkait pembangunan Rumah Sakit di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Selain itu, Midji-Norsan akan meningkatkan layanan kesehatan berkualitas dengan subsidi BPJS untuk masyarakat yang kurang mampu.

"Kedepan harus ada rumah sakit yang bisa menampung banyak pasien, seperti RS Soedarso, nantinya akan kita bangun 9 sampai 12 lantai. Di setiap wilayah harus ada pusat kesehatan. Kita juga akan meningkatkan layanan tanpa kelas dengan subsidi BPJS agar dapat menjangkau masyarakat kurang mampu juga berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang terbaik," jelas Sutarmidji.

Calon Gubernur Kalimantan Barat. Sutarmidji juga menjelaskan bahwa dengan meningkatnya pendidikan, kesehatan dan infrastruktur akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar. Dengan demikian, meningkat juga investasi di Kalbar yang akan menyerap tenaga kerja untuk masyarakat Kalbar.

"Dengan meningkatnya infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, tentu juga akan meningkat IPM Kalbar. Dengan demikian investasi Kalbar juga akan masuk, karena investor kalau mau masuk ke daerah, dilihat dulu angka IPM daerah tersebut. Selama ini Kalbar rendah IPM nya. Harus kita tingkatkan. Nantinya akan menyerap investasi di Kalbar yang akan juga menyerap tenaga kerja lokal di Kalbar," terang Sutarmidji.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help