Polsek Nanga Mahap Tangkap Tersangka Curanmor Lintas Kabupaten

Polsek Nanga Mahap berhasil mengungkap sebuah kasus tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor.

Polsek Nanga Mahap Tangkap Tersangka Curanmor Lintas Kabupaten
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Barang bukti yang diamankan oleh Polsek Nanga Mahap berupa satu unit sepeda motor, dan juga dua buah kunci T yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Polsek Nanga Mahap berhasil mengungkap sebuah kasus tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor.

Tersangka berinisial AN (29) berhasil diamankan oleh polisi berdasarkan laporan dari warga yang kehilangan motornya.

Kapolsek Nanga Mahap IPDA I Nengah Muliawan mengatakan, tersangka diamankan karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor milik korban bernama Odi, yang juga sebagai pelapor.

"Benar, sudah kita amankan tersangkanya. Berdasarkan laporan dari korban pada Jumat kemarin. Kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil kita amankan tersangkanya berikut barang buktinya," ujar Muliawan kepada Tribun Senin (12/2/2018).

Baca: Dua Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Sanggau Dinyatakan Lolos, Ini Namanya

Muliawan juga mengatakan, peristiwa kehilangan motor korban terjadi pada 7 Januari lalu. Pada saat itu, motor korban yakni Yamaha Byson dengan nomor polisi KB 2928 QN diparkir oleh korban di pinggir rumah.

"Saat itu korban pergi untuk buang air kecil, namun saat ia kembali korban melihat motornya yang terparkir sudah tidak ada lagi ditempat. Sehingga korban dibantu warga melaporkan ke Polsek dan dibantu oleh anggota yang piket mencari keberadaan motor korban," jelasnya.

"Namun pada hari tersebut motor korban juga belum ditemukan sehingga korban membuat laporan ke Polsek, dan selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan berhasil ditemukan tersangka dan juga barang bukti," sambungnya.

Ia juga mengatakan, pihak Polsek Nanga Mahap juga telah melakukan koordinasi dengan Polsek Sandai Kabupaten Ketapang, mengingat Kecamatan Nanga Mahap berbatasan langsung dengan Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang.

Dan tidak menutup kemungkinan tersangka melarikan diri ke wilayah tersebut.

"Ternyata apa yang di perkirakan benar, pada hari Sabtu tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Sandai, dan langsung kita jemput dan di lakukan pengembangan. Ternyata tersangka juga melakukan curanmor di wilayah Sandai kemudian di jual di wilayah Kecamatan Nanga Mahap. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Sekadau untuk di proses lebih lanjut," ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Untuk itu, Muliawan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di Nanga Mahap, agar berhati-hati dalam membeli kendaraan, pastikan kendaraan surat-menyurat lengkap dan harus di cek nomor mesin, nomor rangka, dan sesuaikan dengan yang tertera di STNK dan BPKB.

"Mengenai harga perlu di curigai juga, apabila kondisi kendaraan bagus, harga murah tanpa di lengkapi surat-menyurat jangan di beli," imbaunya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help