Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Mahfud: Saya Mengecam Keras, Saya Mengutuk

Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden (UKP) bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Prof Mahfud MD mengecam keras dan mengutuk penyerangan

Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Mahfud: Saya Mengecam Keras, Saya Mengutuk
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden (UKP) bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Prof Mahfud MD memberikan tandatangan kepada pejuang veteran usai ceramah umum penguatan ideologi Pancasila di Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden (UKP) bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Prof Mahfud MD mengecam keras dan mengutuk penyerangan terhadap orang yang sedang beribadah.

"Saya mengecam keras. Saya mengutuk penyerangan terhadap orang yang sedang beribadah," katanya usai memberikan ceramah umum penguatan ideologi Pancasila di Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Senin (12/2/2018).

Baca: Asprov PSSI Kalbar Akan Gelar Musprov Pemilihan Ketum Baru

Mahfud menegaskan tidak boleh terjadi di negara Pancasila, apa pun alasannya dan negara harus turun tangan menegakkan hukum terhadap pelanggaran prinsip bernegara dan berhukum.

Bernegaranya itu berpancasila, bersatu. Kemudian berhukumnya dilarang melakukan penyerangan terhadap kelompok-kelompok agama lain, terhadap orang yang sedang beribadah.

Segala motif tuturnya, bisa digali, tetapi apapun motifnya itu dilarang dan negara melalui aparat penegak hukum harus turun tangan untuk menangkap dan menghukum sesuai hukum yang berlaku.

"Itu tindak pidana. Jadi harus ditindak tegas, siapapun dia," tegas Mahfud.

Terjadinya penyerangan pada Minggu (11/2/2018) telah terjadi aksi penyerangan terhadap umat yang sedang beribadah dan seorang pastor di Gereja Stasi Santa Lidwina Bedog, Paroki Kumetiran, Sleman, Yogyakarta.

Baca: Penyerangan Gereja St Lidwina, Ini Tanggapan Walubi Kalbar

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help