Kapolres Landak Minta Toleransi Yang Sudah Terjalin Terus Dijaga

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio menyayangkan kejadian penyerangan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada umat yang sedang beribadah.

Kapolres Landak Minta Toleransi Yang Sudah Terjalin Terus Dijaga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio (kanan) saat memberikan arahan kepada bhabinkamtibmas beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio menyayangkan kejadian penyerangan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada umat yang sedang beribadah.

Untuk di Landak sendiri, dirinya berharap masyarakat tetap menjaga toleransi. Karena masing-masing punya kebebasan dalam beribadah. Selama ini juga toleransi memang sudah terjalin antar masyarakat di Landak.

"Seperti umat kristen yang melaksanakan ibadah, pemuda masjid ikut menjaga. Itu sudah terealisasi disini, semoga hal seperti itu bisa terus berlanjut," ujar Bowo kepada Tribun pada Senin (12/2).

Begitu juga pada pelaksanaan 1 Muharam beberapa waktu lalu. Ketika ada pawai semuanya terjaga dengan baik. "Jadi masalah toleransi itu memang sudah kita laksanakan dan kita pupuk selama ini, tentunya harus tetap terjaga," katanya.

Begitu juga dalam waktu dekat akan ada perayaan Imlek, nantinya lintas agama atau pun suku-suku lain akan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. "Saat imlek nanti suku-suku lain bisa mengamankan. Kita harapkan situasional disini tetap terjaga dengan baik," pintanya.

Maka dari itu Kapolres meyakini di Landak akan aman-aman saja. Sedangkan untuk pemberitan-pemberitaan hoax, dirinya mengakui masyarakat Landam tidak akan mudah terpengaruh. "Masyarakat kita sudah bisa mengerti, mana berita yang benar dan baik untuk diberitakan dan diteruskan," katanya.

Begitu juga jika ada berita yang tidak benar, bisa distop pemberitaannya dan tidak disebar. "Kalau pun tidak yakin dengan suatu pemberitaan, polisi bisa menjadi tempat untuk mengadu. Apakah berita itu baik, apakah benar atau apakah salah," ungkapnya.

Sehingga kalau sudah diketahui, pihaknya bisa sampaikan apakah berita itu baik atau intoleran. "Karena selama ini komunikasi kita dengan masyarakat juga sudah baik. Ada humas Polres dan Polsek-Polsek yang aktif di Medsos untuk mengontrol," terangnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help