TribunPontianak/

Jarot Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan dan Dipublikasikan

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa ada perubahan formula dalam menetap besaran dana desa yang diterima.

Jarot Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan dan Dipublikasikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Kegiatan Rapat Kerja Kepala Desa, Ketua BPD, dan Camat se-Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di Gedung Pancasila, Kabupaten Sintang, Senin (12/2/2018) pagi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno dan dihadiri oleh Kades, Ketua DPD dari 391 desa di Kabupaten Sintang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa ada perubahan formula dalam menetap besaran dana desa yang diterima oleh tiap-tiap desa saat membuka kegiatan Rapat Kerja Camat, Kepala Desa, dan Ketua BPD se-Kabupaten Sintang.

"Jadi persepsi harus sama. Misalnya yang dulu dapat 900 juta turun jadi 700 juta, maupun sebaliknya yang kecil jadi besar. Ini harus kita sampaikan," ujar Jarot di Gedung Pancasila, Kabupaten Sintang, Senin (12/2/2018) siang.

Baca: Raker untuk Ciptakan Sinergitas Program

Menurut Jarot, agar dana desa yang dikelola tersebut transparan haruslah dipublikasikan kepada masyarakat. Sehingga setiap alokasi dana desa, anggaran desa harus dipublikasikan oleh setiap desa.

"Kita buatkan baliho besar-besar tentang pengelolaan dana desa, kemudian kita letakkan didepan kantor kepala desa, agar masyarakat bisa mengetahui anggaran dana desa tersebut digunakan untuk apa," jelasnya.

Selain itu, Jarot menambahkan bahwa tahun 2018 adalah tahun penguatan dari enam prime mover. Maka dari itu ia mengajak untuk bekerja agar dapat memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sintang.

"Kunci dalam semua ini adalah kita harus saling komunikasi, agar pembangunan-pembangunan di Sintang berjalan dengan baik, Sintang bisa maju kalau lilin-lilin pembangunan yang ada di desa bisa hidup, kita yakin kalau desa kita bisa maju," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help