Aswin Minta Masyarakat Lakukan Pemadaman Dini pada Titik Api

Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Taufik mengatakan memang bahaya karhutla masih mengintai di kota Pontianak.

Aswin Minta Masyarakat Lakukan Pemadaman Dini pada Titik Api
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Claudia Liberani
Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Taufik. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Taufik mengatakan memang bahaya karhutla masih mengintai di kota Pontianak. Dimana untuk titik api yang berada di Jl Sepakat II juga kian meluas dari hari ebelumnya.

"Inikan semkain luas, kita kemarin sudah memblokir untuk yang ke arah rumah warg. Nah hari ini apinya bergeser, tembus hingga ke parit Demang, dan kita tadi turun dari manggalan Agni, BPBD, dan satpol PP," ujarnya, senin (12/2).

Rabu ini pihaknya juga akan kembali turun kelapangan untuk memadamkan sisa api yang masih ada di lokasi.

"Rabu jam 9 turun pagi kita turun lagi, karena mesin kita juga sudah cukup lama, jadi tidak kuat lagi. Belum lagi inilah lahan gambut jadi kadang api muncul dari dalam tanah di titik tertentu," lanjutnya.

Untuk lahan yang terbakar menurutnya murni lahan kosong, karena jauh dari pemukiman warga.

"Di lapangan saya melihat ini kawasan lahan kosong, hanya ada bekas tanaman ubi. Lahannya jauh dari pemukiman warga kalaupun ada rumah itu masih kosong, dan patok-patok sebagai penanda pengerjaan developer juga tidak kami temukan," katanya.

Ia mengaku masih belum dapat memastikan oknum yang terlibat dalam pembakaran lahan tersebut.

"Kita bersama pihak kepolisian belum bisa mendeteksi siapa pelakunya, kalai kita bisa memastikan jika memang sudah tangkap tangan," ungkapnya.

Karena lahan yang terbakar juga cukup luas ia menghimbau agar masyarakat yang dekat dengan lokasi terbakarnya lahan dapat membantu memadamkan api.

"Kita kan biasanya fokus pada titik api yang besar, jika hanya kecil saja lahanya kita harapkan masyarakat bisa membantu upaya pemadaman dini pada lahan yang terbakar tersebut. Kita juga selalu menghimbau masyarakat akan bahaya karhutla ini," tuturnya.

Namun karena di lahan Jl Sepakat II jauh dari pemukiman pihaknya akan mengerjakan kelompok masyarakat untuk membantu memadamkan api. "Kita juga akan kerahkan kelompok masyarakat binaan kita untuk membantu memadamkan api di lahan Sepakat II," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help