Pemkab Kayong Utara Kayong Dukung Penggunaan Listrik Pintar

PLN Rayon Sukadana dorong masyarakat menggunakan listrik pintar, PLN berharap seluruh masyarakat dapat menggunakan listrik pintar ini.

Pemkab Kayong Utara Kayong Dukung Penggunaan Listrik Pintar
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
listrik pintar

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - PLN Rayon Sukadana dorong masyarakat menggunakan listrik pintar, PLN berharap seluruh masyarakat dapat menggunakan listrik pintar ini, sesuai program PLN 100 persen listrik pintar.

Dikatakan Kepala PLN Rayon Sukadana Djunda, Program Kayong Utara 100 listrik Pintar telah mendapatkan dukuangan dari Pemda Kayong Utara melalui surat Bupati Kayong Utara no 500/096/EKBANG-A yang menginstruksikan seluruh instansi Pemerintah, BUMN, BUMD, dan masyarakat yang menjadi pelanggan PLN di wilayah Kabupaten Kayong Utara untuk beralih ke listrik prabayar secara bertahap di 2018.

Listrik pintar, sambungnya merupakan salah satu cara PLN untuk meingkatkan pelayanan. Masyarakat bisa menikmati kemudahan - kemudahan dengan listrik prabayar atau Listrik Pintar. Listrik pintar juga mempunyai banyak keunggulan, karena bisa mendeteksi kejanggalan - kejanggalan di instalasi rumah, ketika ketika ada indikasi ketidaknormalan instalasi, maka akan muncul peringatan di layar KWH meter.

"Dengan KWH meter ini pelanggan juga bisa melihat berapa sisa KWH meter yang ada, KWH meter ini juga memiliki pengaman terhadap indikasi arus lebih, ketika pembatas daya (MCB) gagal beroperasi, maka ada pengaman di KWH meter yg bisa menghentikan aliran listrik, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebakaran akibat hubungan singkat di instalasi rumah pelanggan,"terang Djunda belum lama ini.

Lebih lanjut Djunda menyampaikan selain itu pelanggan dapat menghemat pemakaian listrik melalui pembelian Token sesuai dengan pilihan pelanggan. Pelanggan juga lebih mudah dalam pembelian Token diantaranya melalui PPOB, ATM, dan kantor Pos, bahkan melalui ponsel pintar sudah menyediakan layanan melalui mobile banking, sms banking, dan beberapa aplikasi jual beli online seperti bukalapak dan tokopedia.

Oleh karena itu, segala macam kemudahan ini, pelanggan tidak perlu keluar rumah hanya untuk membeli token listrik. kemudahan lainnya adalah, tidak ada lagi biaya beban, biaya denda dan bebas dari kesalahan catat meter.
Diakuinya, program Listrik Pintar, PLN Rayon daerah Kayong Utara, baru akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Yang diawali di Kecamatan Simpang Hilir, dilanjutkan Teluk Batang, Seponti. Minggu depan di Sukadana, dan Pulau Maya. Setelah sosialisasi tersebut, barulah masuk pada tahap pelaksanaannya,"kata Djunda.

PLN tidak membebankan biaya kepada pelanggan untuk migrasi ke KWH meter prabayar, namun, pelanggan tetap berkewajiban untuk melunasi sisa tagihan listrik yang masih ada dan melunasi token atau voucher perdana yang jumlahnya bisa ditentukan oleh pelanggan bersangkutan sebelum melakukan migrasi ke Listrik prabayar.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help