Majukan Museum, Pembentukan UPT Jadi Harapan

siap memajukan Museum Kapuas Raya ke arah yang lebih baik jika pembentukan museum menjadi UPT tersendiri dapat mengayomi pangkatnya.

Majukan Museum, Pembentukan UPT Jadi Harapan
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Kunjungan TK Bhayangkara Kabupaten Sintang ke Museum Kapuas Raya, Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu. Museum Kapuas Raya merupakan satu-satunya museum yang berada di kawasan timur Kalimantan Barat dan memiliki artefak masa lalu dari tiga etnis besar yaitu Melayu, Dayak, dan Tionghoa. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Siti Musrikah mengatakan ia sangat siap memajukan Museum Kapuas Raya ke arah yang lebih baik jika pembentukan museum menjadi UPT tersendiri dapat mengayomi pangkatnya.

"Jika lembaga yang terbentuk ke depan bisa mengayomi pangkat saya, maka saya siap, bahkan sampai saya pensiun saya siap. Sehingga museum bisa sejajar dengan museum di provinsi dan negara lain," katanya, Minggu (11/2/2018) sore.

Baca: Oki Septiana Dewi Singkat Tantangan Muslimah Zaman Now Jadi 4F

Ia mengatakan bahwa sejak Museum Kapuas Raya pertama dibangun sampai sekarang sudah berusia 10 tahun, ia tetap mengabdikan dirinya di museum tersebut.

Siti mengaku hal tersebut semata-mata merupakan bentuk cintanya terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan rasa seni budaya.

"Mudah-mudahan rasa cinta itu tidak akan menyakiti hati saya dengan adanya perubahan struktur ke depan. Karena kembali kalau strukturnya rendah saya harus keluar dari sana," jelasnya.

Ia berharap pembahasan organisasinya bisa semakin baik dan ada peraturan perundang-undangan yang bisa mengayomi pembentukannya untuk menjadi eselon III/A secara mandiri.

Selain itu, ia juga berharap ke depannya Pemerintah Kabupaten Sintang benar-benar bisa mendapat penghargaan sebagai pemerintah peduli museum.

Baca: LIVE STREAMING Sriwijaya FC vs Bali United Semifinal Piala Presiden, Wajib Waspada!

Halaman
12
Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help