Pontianak Tetap Rawan Masuk Narkoba

Bahkan kepala BNN sendiri Budi Waseso berani bilang beberapa Bandar besar divonis mati tapi tidak mati...

Pontianak Tetap Rawan Masuk Narkoba
ISTIMEWA
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua RBM Bumi Khatulistiwa, M Zaini Yahya menilai trend peredaran narkoba saat ini sangatlah memprihatinkan.

Kita beberapa kali menyampaikan ke teman-teman di media sosial bahwa ada skenario besar akan menghancurkan bangsa kita melalui macam-macam upaya salah satunya narkoba, karena narkoba ini dianggap oleh beberapa negara yang ingin negara Indonesia ini hancur dianggap 75 persen itu berhasil.

Baca: 9 Tempat Wisata  yang Wajib Dikunjungi di Kota Pontianak

Kedua komitmen pemerintah kita menangani kasus narkoba, baik itu bandar dan semacamnya sering tidak tuntas bahkan kepala BNN sendiri Budi Waseso berani bilang beberapa Bandar besar divonis mati tapi tidak mati.

Komitmen kita bagus tapi itukan retorika belaka.

Baca: Kesemrawutan Lalu Lintas di Simpang Lampu Merah Jalan Mayor Alianyang, Kubu Raya

Kita bicara Kalbar berapa kali masuk tidak ada efek jera dan segala macam.

Bahkan pernah diskusi teman-teman di Jakarta justru mereka menganggap peredaran narkoba melalui lapas dan rutan itu lebih mudah itu artinya ketika mereka ditangkap atau diciduk justru mereka merasa pulang kerumah, bahkan ngerasa mudah.

Di lapas sendiri banyak dia tahu, tapi kalau mereka bongkar katanya tidak bakal lama di situ.

Halaman
12
Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved