TribunPontianak/

Tangani DBD, RSUD Sekadau Terus Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan

Plt Direktur RSUD Sekadau Henry Alpius mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Tangani DBD, RSUD Sekadau Terus Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Plt Direktur RSUD Sekadau, Henry Alpius 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Plt Direktur RSUD Sekadau Henry Alpius mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Karenanya, kata Henry, jika demam sebaiknya segera diantisipasi sedini mungkin.

Ia menuturkan, untuk memastikan DBD atau bukan harus dicek darahnya. Cek darah juga bisa dilakukan di pelayanan kesehatan seperti puskesmas.

“Pemeriksaan darah itu untuk memastikan DBD atau bukan. Harus diantisipasi secara dini, jangan sampai demam itu dianggap demam biasa. Biasanya demam pada hari ketiga masuk hari keempat dan kelima itu masuk masa kritis. Kalau itu dibiarkan tentu akan membahayakan,” ujarnya Jumat (9/2/2018).

Baca: RSUD Sekadau Rawat 22 Pasien DBD Sejak Januari 2018

Pihak rumah sakit, kata Henry, terus mempersiapkan diri mulai dari obat, tenaga medis dan lain sebagainya.

Ia mengatakan, peran serta masyarakat juga sangat diperlukan yaitu melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan menjaga lingkungan.

“Masyarakat bisa melakukan 3M plus. Tidur menggunakan kelambu dan bisa menggunakan lotion anti nyamuk. Intinya, jika demam jangan dianggap demam biasa dan harus dipastikan apakah DBD atau bukan,” tandasnya

Ia juga mengatakan, saat ini RSUD masih menangani pasien DBD. Pasien yang ditangani pihaknya tak hanya anak-anak saja, melainkan juga dewasa.

“Pasien dewasa juga ada. Memang sebagian besar yang dirawat merupakan anak-anak,” tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help