TribunPontianak/

Listrik PLN di Ketapang Alami Blackout Akibat Tali Layangan

Setelah ditelusuri terdapat tali layangan yang menyentuh jaringan teganggan menengah (TM) 20kv pada jaringan PLN Ketapang

Listrik PLN di Ketapang Alami Blackout Akibat Tali Layangan
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Tali layangan menyangkut di jaringan PLN Area Ketapang hingga menyebabkan listrik di Ketapang padam total, Kamis (9/2/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Asisten Manager Pelayanan dan administrasi PLN AreaKetapang, Tumbur Manalu mengungkapkan terjadi padam total listrik di Ketapang pada Kamis (8/2/2018) pukul 17.15 WIB.

Hal tersebut lantaran sistem PLN Area Ketapang mengalami blackout.

“Setelah ditelusuri terdapat tali layangan yang menyentuh jaringan teganggan menengah (TM)  20kv pada jaringan PLN Ketapang,” kata Manager PLN Area Ketapang, Wilfrid Siregar melalui Tumbur kepada Tribun di Ketapang, Jumat (9/2/2018).

Baca: KPU Singkawang Usul 4 Dapil di Pemilu 2019

Menurutnya akibat tali layangan di jaringan PLN itu menyebabkan ganguan di jaringan PLN Ketapang juga. Sehingga mengakibatkan kontak yang berdampak padamnya Perusahan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ketapang.

Ia menjelaskan setelah dilakukan pembersihan jaringan. Maka sistem PLN Ketapang dilakukan penormalan kembali.

Kemudian PLTU Ketapang sedang dalam tahap penormalan. Lantaran ketika mesin PLTU Ketapang dalam posisi padam.

Maka dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk penormalan kembali (firing). Jadi saat itu semua mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) PLN Ketapang di operasikan. Tujuannya agar bisa menyalakan listrik pelanggan PLN Ketapang secara maksimal.

Baca: Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Dikabarkan Maret akan Tunangan, Doa Para Fans Bakal Terwujud

Terkait tali layangan yang menyebabkan gangguan listrik PLN Ketapang. Menurutnya pada bulan ini petugas PLN akan lebih rutin melakukan razia layangan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak bermain layangan menggunakan tali kawat.

“Apabila masyarakat melihat layangan menggunakan tali kawat. Kita harap agar segera dilarang dan jangan dibiarkan. Semoga semua peduli karena ini untuk kepentingan bersama,” harapnya.

Ia juga memohon maaf terhadap padam totalnya listrik PLN Area Ketapang secara tiba-tiba pada Kamis sore kemaren itu. “PLN Area Ketapang menyampaikan permohonan maaf terkait kejadian itu dan semoga pelayan kita semakin baik,” tuturnya. 

Penulis: Subandi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help