TribunPontianak/

Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Oleh Petugas Pemutakhiran Data

Ketua Bawaslu kabupaten Sanggau, Inosensius menyampaikan, Panwaslu kecamatan menemukan dugaan pelanggaran

Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Oleh Petugas Pemutakhiran Data
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/HENDIR CHORNELIUS
Ketua Bawaslu Sanggau, Inosensius saat suvervisi di kecamatan Toba, kabupaten Sanggau, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua Bawaslu kabupaten Sanggau, Inosensius menyampaikan, Panwaslu kecamatan menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Dugaan pelanggaran ditemukan pada saat melakukan suvervisi pengawasan coklit di sejumlah Desa di Kabupaten Sanggau, Jumat (9/2/2018).

“Ada sejumlah Desa yang diduga bermasalah dalam hal pendataan. Temuan tersebut bermula dari Petugas Pengawas Lapangan (PPL) yang menemukan petugas PPDP yang tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan tata cara dan prosedur, ” katanya, Jumat (9/2/2018).

Baca: Utin Srilena Candramidi Harapkan Orangtua Dukung Anaknya Gunakan Bus Trans Pontianak

Misalnya, lanjut Ino sapaan akrabnya, di Desa Teraju, Kecamatan Toba, ada petugas PPDP yang tidak mendatangi rumah-rumah penduduk. Mereka hanya meminta kartu keluarga yang diisi dengan peralatan yang mereka punya tetapi tidak didatangi. “Ini jelas menyalahi prosedur, ” ujarnya.

Selanjutnya, ada petugas PPDP di Kecamatan Toba yang belum bergerak sama sekali, tetapi datanya sudah masuk ke PPK.

“Inikan aneh, dia belum bergerak tapi datanya ada di PPK, ”tuturnya.

Sementara di Tayan Hulu, dalam form AAKWK2 (stiker) yang ditempelkan dirumah-rumah banyak yang penulisannya tidak sesuai fakta.
“Misalnya ada satu rumah yang dibuat disabilitas semua, padahal tidak semua penghuni rumah itu yang disabilitas, ” tegasnya.

Baca: Syukuran Kompas Gramedia Zaman Now Berlangsung Meriah

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help