TribunPontianak/

IHSG Menguat 9,76 Poin Dilevel 6544

Investor masih terus memantau prospek inflasi dan nilai pergerakan USD yang mempengaruhi psikologis pasar di AS.

IHSG Menguat 9,76 Poin Dilevel 6544
ISTIMEWA
Grafik pergerakan penutupan IHSG, Kamis (8/2/2018) 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk merilis ekuitas di Asia ditutup menguat dipimpin Indeks Nikkei (+1,13%) dan TOPIX (+0,90%) di Jepang seiring pelemahan Yen. Indeks Hangseng (+0,42%) menguat dan Shanghai (-0,95%) masih tertekan aksi jual setelah Yuan terdepresiasi terhadap USD.

Branch Manager Reliance Sekuritas, Riza Juliandri mengatakan depresi Yuan paling dalam sejak tahun 2015 akibat China melaporkan surplus perdagangan yang jauh dari perkiraan karena lonajak aktifitas import yang cukup signifikan dilevel 36,9% dari 4,5%.

Baca: Banyak Benefit, Direktur Utama Ajak Masyarakat Buka Rekening Bank Mega

IHSG (+0,15%) ditutup menguat 9,76 poin sebesar 6544,63 dengan sektor properti (+1,01%) menguat cukup signifikan.

Saham BKSL, WIKA, APLN, dan ADHI menjadi pemimpin penguatan. Sentimen positif berasal dari cadangan Devisa pada bulan Januari yang naik menjadi 131,98 miliar dolar dari 130,2 miliar dolar diperiode sebelumnya.

Baca: Buka Kantor Kas Transmart, Bank Mega Target 2018 Bukukan Dana Pihak Ketiga Rp1,2 Triliun

Selain itu Japan Credit Rating Agency menaikan pringkat hutang Indonesia menjadi BBB dari BBB- seiring outlook positif dari pembangunan infrastruktur dan beberapa kebijakan pajak.

Investor asing masih tercatat net sell Rp764,83 miliar.

Bursa saham di Eropa mayoritas dibuka melemah diatas 0,5%. Indeks Eurostoxx (-0,95%), FTSE (-0,68%), DAX (-1,10%) dan CAC40 (-0,70%) dibuka pada zona negatif. Pelemahan harga komoditas tambang dipimpin pelemahan harga minyak yang kembali mendekati level 60 dolar per barrel menjadi dalang utama sektor tambang tertekan diawal sesi perdagangan.

Investor masih terus memantau prospek inflasi dan nilai pergerakan USD yang mempengaruhi psikologis pasar di AS.

Pergerakan IHSG terkonsolidasi pada level support MA20 (6542) dan kembali pulled back MA5 ke 3 kalinya secara teknikal.

Indikator stochastic dan RSI flat pada middle oscillator memberikan signal seakan dorongan penguatan yang tidak begitu agresif tertimbang tekanan jual yang membayangi. Sehingga diperkirakan IHSG cenderung bergerak mixed tertekan diakhir pekan.

"IHSG kembali melakukan pengujian pada level MA20 dan psikologis dengan range pergerakan 6470-6590. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya AKRA, BBRI, BHIT, JSMR, MAPI, SMGR, WIKA, PTPP," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help