Buka Inden Sejak Januari 2018, Honda Himpun Ratusan Pesanan PCX 150

Tak terkecuali di Kalbar, yang mana sepeda motor matik berbadan bongsor ini telah terpesan ratusan unit.

Buka Inden Sejak Januari 2018, Honda Himpun Ratusan Pesanan PCX 150
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Billboard iklan Honda PCX di perempatan Jalan A Yani I dan II, Kamis (08/02/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak diluncurkan resmi secara nasional di penghujung 2017 silam, Honda PCX 150 tampaknya cukup sukses menyedot animo konsumen.

Tak terkecuali di Kalbar, yang mana sepeda motor matik berbadan bongsor ini telah terpesan ratusan unit.

"Dari awal Januari (2018) kami sudah buka inden. Total sudah ada 200 pesanan inden Honda PCX 150," ujar Marketing Promosi Astra Motor Pontianak, Prastya Agusta, Kamis (08/02/2018).

Baca: Spesial Ulang Tahun Swiss-Belinn Singkawang dan Singkawang Grand Mall

Pria yang akrab disapa Pras ini memaparkan, angka pesanan inden sebanyak 200 an unit ini, jadi sesuatu yang sangat menggembirakan pihaknya. Apalagi, mengingat Honda PCX 150 terbaru ini belum di-launching resmi di Kalbar.

Hal ini, katanya, menandakan trust (rasa kepercayaan) konsumen yang sangat tinggi terhadap Honda. "Konsumen sangat percaya dengan kualitas produk kami, karenanya meskipun belum di-launching resmi pesanan tetap dilakukan," ungkapnya.

Respon konsumenpun diakuinya bermacam-macam. Beberapa, setia  menunggu sampai unit tiba.

Sedangkan beberapa lainnya tak sabar dan ingin memiliki unit Honda PCXD150 terbaru itu di bulan yang sama saat itu juga. Alias Januari 2018 kemarin.

Baca: Mengenal Sosok Bapak Pers Nasional

Mengaku gembira, respon positif konsumen terhadap Honda PCX 150 ini juga disebutnya sesuai ekspektasi pihaknya.

"Target awal memang Honda PCX 150 terbaru ini bisa terjual sekitar 500 unit perbulan. Tapi untuk pencapaian di Januari, sudah sangat memuaskan mengingat ini belum kamu launching resmi di Kalbar. Sisanya akan kami kejar di Februari," pungkasnya. 

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help