Polres Sambas Amankan Dua Truk Yang Ditahan Petani, Ini Kasusnya

Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang pro aktif tetap memelihara kondisi Kamtibmas

Polres Sambas Amankan Dua Truk Yang Ditahan Petani, Ini Kasusnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TITO RAMADHANI
Dua unit truk milik PT KMP yang ditahan sekitar 30 petani dari Desa Sijang, saat diamankan ke Mapolres Sambas, Rabu (7/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra mengungkapkan, adanya 30 orang petani Desa Sijang yang datang ke Mapolres Sambas, sambil membawa dua truk milik perusahaan PT Kaliau' Mas Perkasa (KMP), tetap diterima oleh pihaknya.

"Ini perwakilan dari masyarakat yang bersengketa dengan PT KMP. Maksud kedatangan rombongan petani ini untuk menitipkan alat, berupa dua unit truk, karena dianggap melanggar kesepakatan bersama pada tanggal 15 Desember 2017, baik perusahaan mau pun masyarakat tidak ada yang memanfaatkan hasil buah dari lahan tersebut," ungkapnya usai menerima perwakilan petani, Rabu (7/2/2018).

Dua unit truk yang ditahan warga tersebut selanjutnya diamankan  terlebih dahulu oleh Polres Sambas.

(Baca: Kapolda Kalbar Benarkan OTT Oknum Kepala BPN Sanggau, Ini Kronologinya )

"Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang pro aktif tetap memelihara kondisi Kamtibmas, tidak melakukan tindakan yang melawan hukum, dan hanya menitipkan kendaraan tersebut," jelasnya.

AKP Real menegaskan, nantinya Polres Sambas akan mengkomunikasikan hal tersebut kepada kedua belah pihak, baik dengan pihak masyarakat petani maupun dengan pihak PT KMP.

"Untuk terkait penanganan selanjutnya. Karena memang keinginan dari masyarakat bahwa sama-sama tidak ada yang memanfaatkan lahan (sengketa) tersebut," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 30 petani dari Desa Sijang mendatangi Mapolres Sambas sambil membawa dua truk milik perusahaan yang ditahan mereka, dari kawasan lahan perkebunan yang selama ini menjadi polemik antara petani dengan PT Kaliau' Mas Perkasa (KMP), Rabu (7/2/2018).

Sekjen Serikat Tani Serumpun Damai (STSD), Kumaini mengungkapkan, dari dua truk perusahaan yang diamankan petani ini, satu truk bermuatan penuh tandan buah kelapa sawit yang baru dipanen. Sedangkan satu truk lainnya dalam keadaan tak bermuatan.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved