TribunPontianak/

Diskominfo Dorong OPD Pemkab Sambas Buat Program Dialog Interaktif

Darsono menerangkan, Jaksa Menyapa diyakini menjadi wadah penting menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Diskominfo Dorong OPD Pemkab Sambas Buat Program Dialog Interaktif
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kepsta RRI Pontianak, Kajari Sambas, Bupati Sambas dan Kadiskominfo Sambas saat menghadiri launching perdana program siaran Jaksa Menyapa di SP RRI Sambas, Rabu (7/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Stasiun RRI Pontianak, Sofrani Razak mengungkapkan, seperti apa kemasan program siaran Jaksa Menyapa yang akan disiarkan di Stasiun Produksi (SP) RRI Sambas, nantinya akan diolah semenarik mungkin oleh penyiar dan tim SP RRI Sambas.

"Bagaimana kelanjutan program Jaksa Menyapa ini, apa saja yang disiarkan melalui siaran RRI Sambas pada edisi pertama, kedua, ketiga dan selanjutnnya. Disini kemampuan dari penyiar untuk mengembangkan program kerjasama dengan Kejaksaan ini. Saya mengapresiasi Diskominfo Sambas, mudah-mudahan OPD yang lain juga bisa menindaklanjuti seperti yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sambas ini," ungkapnya, Rabu (7/2/2018).

Kadis Kominfo Sambas, Darsono menambahkan, program siaran Jaksa Menyapa adalah bagian dari kreasi Diskominfo, untuk mencerdaskan masyarakat Kabupaten Sambas.

"Selain Jaksa menyapa, kami mencanangkan ke depannya OPD menyapa, kami dorong semua OPD untuk juga melakukan interaktif melalui program talkshow seperti Jaksa Menyapa ini," jelasnya.

Darsono menerangkan, Jaksa Menyapa diyakini menjadi wadah penting menyebarkan informasi kepada masyarakat.

(Baca: Wabup Anton Minta Warga Siaga Banjir, Terutama Yang Tinggal di Wilayah Ini )

Ia berharap, masyarakat Kabupaten Sambas ke depannya semakin cerdas. Masyarakat bisa menambah pengetahuan tentang hukum, yang disampaikan oleh jaksa-jaksa dari Kejaksaan Negeri Sambas melalui program Jaksa Menyapa ini.

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Sambas ini menguraikan, program siaran radio menjadi sangat efektif, guna memerangi berita hoaks yang saat ini sedang marak di tengah-tengah masyarakat.

"Kita harus membiasakan menjadi pendengar yang baik. Kami mengharapkan masyarakat Kabupaten Sambas yang ada di 19 kecamatan dan 194 desa, tentu mendengar apa yang disampaikan tadi, yakni visi dan misi dari Kejaksaan. Bahwa Jaksa tidak lagi untuk ditakuti, sehingga dengan adanya kesadaran hukum ini, kita tidak mengharapkan terjadi hal-hal yang bersifat main hakim sendiri," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sambas menjalin kerjasama di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sambas.

Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditujukan untuk pelayanan informasi publik, dengan program dialog interaktif "Jaksa Menyapa" yang disiarkan di Stasiun Produksi (SP) RRI Kabupaten Sambas pada frekuensi 97.7 FM.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help