Kabar Gembira, Pemasangan LED Kurangi Penyu Terperangkap Jaring Nelayan

Menurut dia upaya konservasi penyu di Paloh dimulai tahun 2009. Dilakukan pendataan habitat dan populasi.

Kabar Gembira, Pemasangan LED Kurangi Penyu Terperangkap Jaring Nelayan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DIAN LESTARI
Dwi Ariyoga Gautama, Bycatch and Shark Conservation National Coordinator WWF Indonesia, memaparkan dampak positif pemasangan LED hijau di jaring insang nelayan pada perairan Paloh, Senin (05/02/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Upaya selama empat tahun pemasangan light emitting diode (LED) hijau pada jaring insang nelayan di perairan Paloh Kabupaten Sambas, membuahkan hasil positif untuk pelestarian penyu.

Jumlah penyu yang tertangkap jari nelayan menurun drastis.

"Hasilnya menurun sekira 70 persen," kata TSU Leader WWF Indonesia Program Kalbar, Jimmy Syahirsyah, pada sosialisasi pemasangan LED pada alat tangkap gillnet (jaring insang) di perairan Paloh, di Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak, Jl Gusti Hamzah Pal 5, Senin (05/02/2018).

Light emitting diode (LED) yang dipasang pada jaring insang di perairan Paloh.
Light emitting diode (LED) yang dipasang pada jaring insang di perairan Paloh. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DIAN LESTARI)

Menurut dia upaya konservasi penyu di Paloh dimulai tahun 2009. Dilakukan pendataan habitat dan populasi.

"Kesimpulannya penyu hijau populasinya terbesar kedua di Indonesia. Kantong peneluran sepanjang 63 kilometer pantai. Namun pada 2009 di Paloh nyaris hampir seluruh telur penyu diburu dan diperdagangkan," lanjut Jimmy.

Selain itu WWF Indonesia Program Kalbar mengikutsertakan jurnalis dalam media trip. Di lapangan ditemukan bahwa masih terjadi perburuan penyu. Masyarakat tidak mengetahui bahwa pemerintah sudah mencabut izin perburuan telur.

Selain telur penyu sengaja diburu dan diperdagangkan, ancaman lain terhadap habitat penyu adalah seringkali penyu tertangkap jaring nelayan. "Tahun 2013 kami gelar studi sampingan, yakni tentang ikan dan penyu. Banyak penyu yang tidak sengaja terkena jaring nelayan," jelas Jimmy.

Melihat mirisnya kondisi tersebut, pada tahun 2014-2017 WWF Indonesia Program Kalbar mengadopsi teknologi pemasangan LED hijau di jaring insang yang sudah dilakukan di beberapa negara.

Nelayan diajari memasang LED di jaring insang miliknya. Ketika LED menyentuh air, otomatis akan menyala dan memancarkan warna hijau.

Penggunaan LED ini berdasarkan hasil penelitian bahwa penyu mampu merespon LED hijau, sehingga menjauh dari jaring nelayan.

Sebaliknya dampak pemasangan LED hijau, ikan-ikan bernilai ekonomis tinggi seperti ikan bawal justru mendekati jaring nelayan. Sehingga pendapatan nelayan meningkat dan penyu terhindar dari jeratan jaring nelayan.

Penulis: Dian Lestari
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved