Ekonomi Triwulan IV-2017 Tumbuh 5,80 Persen, Berikut Penyumbangnya

Secara kumulatif perekonomian Kalbar triwulan IV-2017 tumbuh 5,17 persen, pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha.

Ekonomi Triwulan IV-2017 Tumbuh 5,80 Persen, Berikut Penyumbangnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Pitono 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat Triwulan IV-2017 tumbuh 5,80 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Pitono menjelaskan perekonomian Kalbar berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV-2017 mencapai Rp 46,435 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 32,217 miliar.

Baca: Pontianak Food Festival 2 Akan Lebih Meriah, Akan Ada Rekor Muri Lomba Masak Asam Pedas

"Ekonomi Kalbar triwulan IV-2017 tumbuh 5,80 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi yang tumbuh 16,88 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi impor barang dan jasa yang  tumbuh sebesar 41,01 persen," ujar Pitono, Senin (5/2/2018).

Baca: Usai Tatap Muka Dengan Bhabinkamtibmas, Masyarakat Serahkan Senpi Rakitan

Ekonomi Kalbar triwulan IV-2017 tumbuh sebesar 1,65 persen (q-to-q).

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada  lapangan usaha jasa keuangan sebesar 18,94 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang meningkat signifikan sebesar 20,57 persen.

Ekonomi Kalbar triwulan IV-2017 (c-to-c) tumbuh 5,17 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh lapangan
usaha lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 16,44 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh komponen ekspor luar negeri yang tumbuh sebesar 43,65 persen.

Struktur ekonomi Kalbar pada triwulan IV-2017 didominasi oleh pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 18,90 persen, industri pengolahan 15,57 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan motor 14,01 persen dan konstruksi 14,00 persen.

Halaman
123
Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help