Kisah Wilda, Korban Bullying yang Jadi Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018

Wilda Octaviana Situngkir (22) terpilih menjadi Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018, menyisihkan empat temannya.

Kisah Wilda, Korban Bullying yang Jadi Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018
@situngkirwilda
Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018, Wilda Octaviana Situngkir 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wilda Octaviana Situngkir (22) terpilih menjadi Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018, menyisihkan empat temannya Aldora Helsa Goewyn, Beisca Azzahra, Elsa Aurelia Suci Avilla, dan Salsabila.

Wilda yang pernah menjadi Puteri Pariwisata Kubu Raya dan Miss Earth ini terlihat begitu anggun di malam grand final. Pembawaan gadis yang memiliki tinggi badan 173 cm ini sangat tenang.

Satu dari pelatih Wilda di Jepin Studio dan Indonesia Fashion Chamber (IFC), Dimas Eko tidak bisa menyembunyikan rasa harunya saat melihat Wilda mengenakan mahkota Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018.

"Terharu dan bangga. Wilda orang yang tulus dan pekerja keras sekali. Untuk berada di posisi ini, dia sudah menempuh banyak hal dan rintangan," katanya, Sabtu (3/2/2018) malam.

Dia menuturkan jika Wilda harus menjalani diet ketat untuk membentuk badan agar bisa tampil maksimal, begitu juga dengan serangkaian workout seperti fitness dan gym setiap hari, tidak hanya berlatih untuk fisiknya, Dimas mengatakan Wilda rajin mengasah kemampuan public speaking-nya dan semua persiapan tersebut dilakukan sekitar dua minggu sebelum karantina.

Menyadari jika langkah Wilda bukanlah akhir, melainkan awal karena dia akan berlaga lagi di tingkat nasional, Dimas mengatakan akan semakin total dalam melatih dan mendampingi Wilda.

"Kita rutin latihan dan siap gembleng dia habis-habisan untuk bisa harumkan nama Kalbar," ujarnya yang tidak hanya sendirian dalam melatih Wilda selama ini.

Dia mengakui jika Wilda sudah jauh berbeda dengan pertama kali datang ke timnya, dan tiap kali mengingat itu, dia tidak bisa mengabaikan rasa haru yang dirasakannya.

"Dari awal dia kita didik dan sampai sekarang perbedaannya luar biasa sekali," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Claudia Liberani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved