Cegah Munculnya Buaya, BKSDA Larang Warga Buang Potongan Hewan ke Sungai

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Dani Arief Wahyudi mengimbau agar warga tidak membuang sisa-sisa potongan hewan ke sungai

Cegah Munculnya Buaya, BKSDA Larang Warga Buang Potongan Hewan ke Sungai
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Dani Arief Wahyudi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Dani Arief Wahyudi mengimbau agar warga tidak membuang sisa-sisa potongan hewan seperti ikan, udang dan ayam di sungai tersebut.

"Karena ini juga menjadi salah satu pemicu mengapa buaya tersebut sering muncul," katanya, Jumat (2/2/2018).

Baca: Pj Gubernur Kalbar: Perda RIPARDA Jadi Payung Hukum, Dorong Pariwisata di Kalbar

Menurutnya, hal tersebut juga sama halnya dengan yang terjadi di Sungai Jawi Pontianak.

"Dia (buaya) itu selalu muncul dekat Rumah Pemotongan Hewan (RPH), karena selalu ada sisa-sisa pemotongan hewan," ujarnya.

Warga yang tinggal di sekitar sungai Singkawang diminta untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di sungai.

Hal itu diingatkan dia karena seringnya warga dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara yang sudah lama bermukim di sekitar sungai Singkawang.

Baca: FKUB Komit Jaga Kondisi Kondusif di Singkawang

"Jadi saya mempersilahkan warga tetap beraktivitas namun harus berhati-hati, karena warga yang tinggal di sekitar sungai Singkawang bersebelahan dengan habitat alami buaya muara," pesan Dani.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help