Gerhana Bulan dan Potensi Air Pasang

secara keseluruhan, peristiwa gerhana dari fase awal hingga akhir akan berdurasi sekitar lima jam 20 menit, mulai pukul 17.49 WIB sampai 23.09 WIB.

Gerhana Bulan dan Potensi Air Pasang
globalnews.ca
Gerhana bulan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Rabu (31/1) malam ini, gerhana bulan total atau supermoon akan melintasi beberapa wilayah Indonesia termasuk Kalbar, dan kan dapat diamati secara jelas. Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak (Koordinator BMKG Provinsi Kalbar) Erika Mardiyanti menuturkan fenomena alam ini akan mengkombinasikan tiga kejadian sekaligus pada saat yang bersamaan, yaitu bluemoon, supermoon, dan total lunar eclipse (bulan biru, bulan super, dan gerhana bulan total).

Ketiga peristiwa yang terjadi bersamaan ini sangat langka, terakhir kali menurut Erika terjadi pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang silam. Seperti kita ketahui, bahwa orbit bulan berbentuk oval, bukan lingkaran.

Oleh karenanya, pada satu waktu bulan berada pada posisi terdekat dengan bumi, dan di waktu lain berada pada posisi terjauh.

(Baca: Merinding! Wanita Ini Tidur dan Peluk Ular Piton di Atas Ranjang, Tonton Videonya )

Di Indonesia, secara keseluruhan, peristiwa gerhana dari fase awal hingga akhir akan berdurasi sekitar lima jam 20 menit, mulai pukul 17.49 WIB sampai 23.09 WIB.

Saat bulan terbit dan berada pada fase purnama sekitar pukul 20.30 WIB, 31 Januari 2018, gerhana bulan total akan berada pada fase puncak.

Peristiwa tersebut akan berlangsung kurang lebih 77 menit, di mana masyarakat di seluruh wilayah Indonesia akan melihat bulan berubah warna menjadi merah.

Astronom Observatorium Boscha, Mohammad Irfan di Observatorium Boscha, Kabupaten Bandung Barat menjelaskan puncak gerhana maksimum akan terjadi sekitar pukul 20.29 WIB. Saat itulah masyarakat akan menyaksihan dua hal yang menakjubkan.

Pertama, masyarakat akan menyaksikan fenomena gerhana bulan total ini. Kedua, masyarakat juga dapat menyaksikan cahaya bintang di langit yang terlihat lebih terang.

Terkait keindahan gerhana bulan langka ini ada hal yang perlu diwaspadai. Mengutip Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, fenomena `supermoon' akan berdampak pada cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia, mulai 30 Januari sampai 1 Februari.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved