Sambangi Pendopo Gubernur, Atbah Usul Bangun Pelabuhan Perikanan di Sambas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas mengusulkan pembangunan pelabuhan perikanan Temajuk, Kecamatan Paloh segera terealisasi.

Sambangi Pendopo Gubernur, Atbah Usul Bangun Pelabuhan Perikanan di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Doddy Riyadmadji merangkul Sekda Sambas Sekda Sambas Uray Tajudin saat terima kunjungan rombongan Pemkab Sambas dan DPRD Sambas di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Senin (22/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas mengusulkan pembangunan pelabuhan perikanan Temajuk, Kecamatan Paloh segera terealisasi.

Pelabuhan perikanan membutuhkan anggaran sebesar Rp 63 Milyar sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengatakan pembangunan pelabuhan perikanan akan tingkatkan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan di wilayah Natuna dan ujung Pantai Utara.

"Kalau sekarang, hasil perikanan Kabupaten Sambas hanya bisa dijual dari Pemangkat ke Pontianak, Sintang dan Mempawah. Pelabuhan ikan yang ada kecil-kecil," ungkapnya.

Baca: Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Terancam Batal, Ini Pemicunya

Ia berharap pelabuhan perikanan yang dibangun nantinya bertaraf internasional. Pasalnya, perairan dari Sambas ke Natuna adalah laut lepas. Selain itu, wilayah juga berbatasan dengan Malaysia.

"Potensi laut Kabupaten Sambas sangat luar biasa. Wilayah pantai juga panjang. Pembangunan pelabuhan perikanan akan memajukan Kabupaten Sambas," katanya.

Selain pembangunan pelabuhan perikanan, beberapa program pembangunan yang disampaikan oleh Pemkab dan DPRD Sambas antara lain pengembangan wisata, pembangunan jalan strategis nasional, pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar, dipermudahnya proses perizinan galian C, dan penerapan roadtax di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help