Kepala Pertanahan Mempawah Sebut Tanah Untuk Infrastruktur Negara, Proses Penjualnya Berbeda

Ada proses dan tahapan yang harus dilalui seperti pengecekan surat menyuratnya dan memastikan luasan tanah milik warga masing-masing.

Kepala Pertanahan Mempawah Sebut Tanah Untuk Infrastruktur Negara, Proses Penjualnya Berbeda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Pertemuan Tim Apraisal dengan warga Sungai Kunyit 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah Komaruddin saat menyampaikan arahan kepada warga bahwa menjual tanah untuk pembangunan infrastruktur negara tidak bisa seperti menjual tanah seperti biasa.

Menurutnya, ada proses dan tahapan yang harus dilalui seperti pengecekan surat menyuratnya dan memastikan luasan tanah milik warga masing-masing.

Baca: Bupati Ria Norsan Minta Pemilik Tanah Segera Koordinasi, Pembangunan Kijing Segera Dimulai

“Tim apraisal akan bekerja selama seminggu full, petugasnya resmi bukan sembarangan dari kantor penilai publik,” ujarnya Senin saat sosialiasi kepada masyarakat desa sungai bundung, kecamatan sungai kunyit, Senin (22/1/2018).

Dirinya juga menyampaikan bahwa tahapan tersebut sudah masuk dalam tahapan yang ditunggu-ditunggu yakni proses penilaian lahan yang akan dijual kepada negara.

Baca: Wali Kota Singkawang Tinjau Jalan Rusak

“Bagi masyarakat diatas lahanya ada bangunannya,ada waletnya yang ada usahanya akan diserahkan ke tim penilian, setelah itu nanti laporan harganya, termasuk akan dihitung juga adalah kerugian inmaterialnya dan saya kira itu semua sudah proporsional,” ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved