Pilgub Kalbar

Gagal Penuhi Syarat Dukungan, Langkah Kartius-Pensong Terhenti di Pilgub Kalbar

Berdasarkan pleno rekapitulasi, jumlah kekurangan dukungan sebagaimana terdapat dalam BA.8 KWK perseorangan sebanyak 356.608 pendukung.

Gagal Penuhi Syarat Dukungan, Langkah Kartius-Pensong Terhenti di Pilgub Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUK
Bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023 jalur perseorangan, Kartius dan Pensong saat mendatangi kantor KPU provinsi Kalbar untuk menyerahkan dokumen perbaikan syarat calon dan syarat pencalonan terkait kekurangan dukungan, Sabtu (20/1/2018) malam. Data terakhir berdasarkan hitungan yang dilakukan oleh KPU jumlah dukungan yang diserahkan sebanyak 368 402 dukungan. 

Laporan Wartwan Tribunpontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terhenti sudah langkah bakal pasangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023, Kartius-Pensong untuk maju ke tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar tahun 2018 selanjutnya. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat Umi Rifdyawati saat membacakan Berita Acara (BA) hasil verifikasi pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan perbaikan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023 Model BA.1.KWK Perseorangan Perbaikan.

Baca: Jika Tepilih Sebagai Gubernur, Ini Janji Karolin

"Sebagaimana diketahui bahwa tanggal 20 Januari kemarin, Bapak Kartius-Pensong memyerahkan syarat pencalonan. Tadi (21/1/2018) sekitar pukul 11.00-16.00 WIB sudah diselesaikan. Kami sudah pleno untuk tentukan hasil penghitungan yang kami lakukan," ungkapnya di Kantor KPU Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1 Pontianak, Minggu (21/1/2018) pukul 22.40 WIB. 

KPU sudah melakukan verifikasi terhadap jumlah dukungan perbaikan dan sebaran yang terdapat dalam dokumen asli hardcopy formulir B1.KWK perseorangan perbaikan. KPU sudah melakukan verifikasi terhadap jumlah lampiran model B1.KWK Perseorangan Perbaikan. 

"KPU melakukan verifikasi terhadap jumlah dukungan perbaikan dan persebaran yang terdapat di dalam softcopy formulir model B1 KWK Perseorangan Perbaikan," jelasnya. 

Baca: Tim Midji-Norsan Serahkan Dokumen Perbaikan Syarat Pencalonan

Berdasarkan pleno rekapitulasi, jumlah kekurangan dukungan sebagaimana terdapat dalam  BA.8 KWK perseorangan sebanyak 356.608 pendukung dan tersebar di dua kab/kota. 

"Hasil rekapitulasi sebagai berikut jumlah dukungan yang terdapat dalam hardcopy formulir model B1 KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 283.180 orang dan tersebar di 71 persen kab kota di 14 kab kota di provinsi Kalbar atau sebanyak 10 kab kota serta dinyatakan kurang dari jumlah minimal dan sebaran dukungan," terangnya. 

Baca: Panwaslu Komitmen Tindak Tegas Bagi Pelanggar Pemilu

Jumlah fotokopi identitas kependudukan atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang jadi lampiran formulir model B1 KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 258.078 pendukung serta dinyatakan kurang dari jumlah minimal dukungan. 

"Jumlah dukungan yang terdapat dalam soft copy formulir model B1.KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 412.246 orang dan tersebar di 71 persen kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat atau 10 kabupaten/kota. Berdasarkan hasil penelitian sebagaimana tersebut, dukungan bapaslon Kartius-Pensong dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," tukasnya. (Pra)

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved