TribunPontianak/

Tak Bisa Cetak KTP Elektronik, DPRD Kalbar Desak Kemendagri Buka Jaringan

Kalau cara seperti ini, yang dirugikan adalah Masyarakat Kapuas Hulu itu sendiri, tidak mendapatkan KTP yang asli.

Tak Bisa Cetak KTP Elektronik, DPRD Kalbar Desak Kemendagri Buka Jaringan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Anggota DPRD Kalbar Kadri 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Anggota DPRD Kalbar dapil tujuh (Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi), Kadri Amd minta pihak Kementerian Dalam Negeri  harus mengisolirkan jaringan Dindukcapil Kapuas Hulu, untuk mencetak KTP Elektronik yang asli.

"Kalau cara seperti ini, yang dirugikan adalah Masyarakat Kapuas Hulu itu sendiri, tidak mendapatkan KTP yang asli. Masak Masyarakat kita yang harus jadi korban, dalam persoalan yang sedang dihadapi oleh Pemda Kapuas Hulu dengan Pemerintah Pusat (Kemendagri)," ujar Kadri, Minggu (14/1/2018).

Apa lagi jelas Kadri, Kalbar akan mengelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur dalam tahun 2018 ini. Persyaratan masyarakat harus menggunakan hak pilihnya harus ada KTP Elektronik.

"Jadi jangan salahkan Masyarakat ketika tidak memilih. Cara Kemendagri harus mengisolirkan jaringan untuk Dindukcapil Kapuas Hulu mencetak KTP Elektronik yang asli, merupakan cara yang salah, karena merugikan masyarakat itu sendiri," ucapnya.

(Baca: Buaya Muara Serang Warga, Ini Imbauan Kades Sejegi )

Maka dengan ini Politisi PKB itu mendesak Kemendagri untuk segera membuka jaringan tersebut, supaya masyarakat Kapuas Hulu yang merupakan daerah Perbatasan bisa mendapatkan KTP Elektronik.

"Selesaikan persoalan dengan bijak, tanpa merugikan masyarakat dan masyarakat jangan menjadi korban politik," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help