TribunPontianak/

Puluhan Rumah di Limbung Terendam Banjir, Warga Kesulitan Beraktifitas

Menurutnya, drainase yang dibangun oleh pihak developer di area perumahan itu lebih tinggi daripada permukaan tanah.

Puluhan Rumah di Limbung Terendam Banjir, Warga Kesulitan Beraktifitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Seorang pengendara sepeda motor melewati banjir di Gang Banyumas, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (14/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sedikitnya 30 rumah warga di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya terendam banjir setinggi kurang lebih 30 cm, Minggu (14/1/2018).

Ketua RT setempat, Prihanto mengatakan, air mulai menggenangi wilayah tersebut sejak Kamis (11/1/2018).

"Selama dua puluh tahun saya tinggal disini baru dua kali terjadi banjir, dan ini yang terbesar," katanya.

Baca: Kelurahan Siantan Hulu Buka Posko Banjir, Air Masih Bertahan Dirumah Warga

Dia menduga banjir tersebut disebabkan oleh adanya pembangunan perumahan di sebelah komplek tempat ia tinggal.

Sebab, sebelum perumahan tersebut berdiri, permukiman yang berdekatan dengan Bandara Internasional Supadio itu tak pernah dilanda banjir.

Baca: Pontianak Banjir, Walikota Terangkan Topografi Daerah dan Siapkan Bantuan

"Mereka mendirikan perumahan tetapi drainasenya tidak diperhatikan sehingga kalau hujan deras air meluap kesini," jelasnya.

Darisun Rembang, warga setempat mengatakan, perumahan tersebut sudah dibangun selama sekitar setahun.

Menurutnya, drainase yang dibangun oleh pihak developer di area perumahan itu lebih tinggi daripada permukaan tanah.

Sehingga apabila terjadi hujan dengan intesitas tinggi maka air tak bisa mengalir dengan baik.

"Untuk sekarang sudah berangsur surut karena hari ini kan hujan tidak terlalu lebat," jelas Purnawirawan TNI itu.

Banjir tersebut membuat Darisun dan warga setempat lainnya kesulitan beraktivitas.

"Kita mau kerja apa segala susah," keluhnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help