Panwaslu Imbau Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Tak Lakukan Pelanggaran

Tak hanya pemberi, penerima uang juga bisa terkena sanksi jika terbukti menerima

Panwaslu Imbau Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Tak Lakukan Pelanggaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Ketua Panwaslu Kabupaten Mempawah, Akhmad Amiruddin 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mempawah, meminta kepada para bapaslon Pilkada untuk tidak melakukan pelanggaran berkaitan dengan keikutsertaan mereka pada kontestasi pesta demokrasi lima tahunan.

"Pelanggaran dimaksud seperti melakukan politik uang (money politic) atau di Bawaslu disebut pemberian uang," ujar ketua Panwaslu Kabupaten Mempawah Akhmad Amiruddin, Minggu (14/1/2018)

Amir mengatakan Undang-Undang dan Perbawaslu jelas melarang adanya tindakan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan untuk mempengaruhi pemilih. 

(Baca: Tak Bisa Cetak KTP Elektronik, DPRD Kalbar Desak Kemendagri Buka Jaringan )

"Tak hanya pemberi, penerima uang juga bisa terkena sanksi jika terbukti menerima,” ujarnya.

Agar dapat menarik perhatian para pemilih, bapaslon seharusnya lebih memperkuat visi dan misi sebagai kandidat calon kepala daerah atau bupati.

"Jangan sampai paslon lebih mementingkan politik uang sehingga mengabaikan dan melanggar aturan yang sudah ada," ujarnya.

Ia menambahkan karena ini merupakan pesta demokrasi kita, maka kedepankan visi dan misi terutama apa yang akan dilaksanakan nanti ketika terpilih dan menjadi pemimpin.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help