Keikutsertaan Pelari Kenya Motivasi Atlet Lokal
Atlet lokal menurutnya juga tak kalah jauh dari pelari Kenya. Saat berada di kolometer lima, pelari Kalbar masih mampu mengimbangi.
Penulis: Zulkifli | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan wartawan Tribun Pontianak Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelatih Atletik PASI Kalbar Adi Pani mengatakan keberadaan atlet lari asal Kenya menjadi motivasi tersendiri bagi para pelari Kalbar.
"Sebetulnya kalau cuaca mendukung, apalagi adanya atlet Kenya, bisa sangat bagus suatu hal menarik buat masyarakat Pontianak. Menjadi sejarah pertama kali atlet dunia menginjakan kakinya dikota kita ini," ujarnya kepada Tribun
Sementara secara umum ia menilai kejuaraan seperti ini sangat bagus dan perlu dikemas lebih baik lagi. Perlu persiapan yang panjang.
Baca: Pelari Kenya Juara Event 10K Equator Run, Tempuh Waktu 30 Menit 25 Detik
"Ini sudah bagus tinggal dioptimalkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait," ujarnya
Atlet lokal menurutnya juga tak kalah jauh dari pelari Kenya. Saat berada di kolometer lima, pelari Kalbar masih mampu mengimbangi.
"Dari catatan waktu cukup baik, mereka terpacu, walaupun harus ekstra kerja keras jadi terpancing berlari lebih jauh lagi. Demikiqn disektor putri ada Irma Handayani di Indonesia dia bukan pelari kacangan, ia atlet asal Kaltim berlatih di Bandung, bahkan dia pernah kalau tidak salah 2012 medali perak PON. Ini juga memotivasi atlet kita ," ujarnya
Baca: Berikut Daftar Juara Lomba Lari 10K dan 5K Equator Run
Ia mengatakan memang kondisi cuaca seperti ini, tidak bisa dihindari oleh pelari. Mesti siap dengan kondisi hujan. Mereka para atlet merasa belum optimal, namun sebenarnya mereka sudah maksimal, hanya saja dengan kondisi hujan mereka agak khawatir terjadi keram.
Sementara untuk atlet Kenya mereka langsung memacu. Makanya dibutuhkan pemanasan yang cukup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peserta_20180114_135700.jpg)