Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi Setya Novanto

Dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Fredrich Yunadi, mantan pengacara Setya Novanto, dan Bimanesh Sutarjo.

Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi Setya Novanto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto keluar dari Gedung KPK Jakarta seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (3/1/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu persatu pihak-pihak yang diduga kuat menghalangi proses penyidikan perkara korupsi KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto kini ditetapkan sebagai tersangka.

Dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Fredrich Yunadi, mantan pengacara Setya Novanto, dan Bimanesh Sutarjo, dokter di RS Medika Permata Hijau Jakarta.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dalam jumpa pers di KPK, Rabu (10/1) membeberkan bagaimana proses penetapan tersangka ini.

Menurutnya, Sprindik (Surat Printah Penyidikan) telah ditandatangani oleh pimpinan KPK untuk menaikkan status dari lidik ke tingkat penyidikan yang kemudian pada 9 Januari sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sebagai bentuk pemenuhan hak tersangka.

Baca: Beredar Foto Pedagang Sayur Pasar Flamboyan Dikabarkan Tewas Kecelakaan

Kedua tersangka juga telah dicegah selama enam bulan kedepan untuk tidak berpergian ke luar negeri, sejak 8 Desember 2017.

Bahkan tim penyidik KPK Kamis (11/1) menggeledah kantor advokat Fredrich Yunadi di kantor Yunadi and Associates Jl Iskandar Muda 15 C dan D, depan Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, menyusul penetapan tersangka Fredrich.

Penetapan tersangka Fredrich maupun Bimanesh, karena diduga bekerja sama untuk memasukkan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan penyidik KPK.

Penetapan tersangka atas dokter Bimanesh Sutarjo dengan cepat menjadi sorotan warganet.

Bagaimana tidak, sejak masuknya Setya Novanto ke rumah sakit banyak warganet bertanya-tanya tentang banyak hal, mulai kronologi, kondisi, hingga kamar yang dipesan.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved